Setiap pelajar sebagian besar menghabiskan waktu mereka di dalam kelas, dengan keharusan mengikuti seluruh mata pelajaran yang telah ditentukan pihak sekolah. Tak heran jika belajar dalam kelas yang menghadapkan siswa pada bermacam materi, rumus dan soal-soal bisa membuat mereka jenuh. Untuk mengatasi kejenuhan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, hampir sebagian besar sekolah memiliki agenda study tour setiap tahunnya.

Kegiatan yang berupa kunjungan ke tempat-tempat yang memiliki nilai edukasi baik di dalam maupun luar kota ini, selain bermanfaat, juga menyenangkan. Sambil jalan-jalan, anak-anak dapat menikmati belajar di luar lingkungan sekolah bersama teman-teman.

Tempat-tempat yang menjadi tujuan study tour biasanya museum, tempat bersejarah, serta taman bermain yang memiliki fasilitas pelatihan seni dan budaya.

180844_191045780915802_2242608_n

Di tempat-tempat tersebut anak-anak akan mendapat pengetahuan nyata dari semua materi yang sudah mereka pelajari di sekolah. Berikut beberapa manfaat dari kegiatan study tour:

1. Mengembangkan rasa keingin-tahuan

Karena merupakan program pembelajaran siswa langsung ke lapangan dengan melihat dan mengamati, maka akan timbul perasaan ingin tahu sehingga siswa pun akan lebih banyak bertanya. Apalagi dengan mendapatkan penjelasan secara langsung dari pakar, mereka akan banyak mengetahui objek pembelajaran dibanding hanya membaca buku.

2. Menyediakan sumber yang bisa memperkaya informasi

Ketika belajar di sekolah, siswa hanya bisa membaca buku dan terkadang sulit untuk memahami secara utuh penjelasan dalam buku. Dengan mengikuti study tour, mereka dapat melihat dan mengamati objek pembelajaran secara langsung, sehingga isi buku menjadi lebih menarik  untuk dipelajari.

182906_191050540915326_864893_n3.Mempertajam kesadaran terhadap lingkungan

Dengan melakukan pengamatan langsung ke lingkungan objek pembelajaran, maka siswa akan lebih mengenal ciri-ciri dan karakteristik lingkungan yang khas, sesuai dengan objek yang diteliti.

4. Memperkenalkan hal-hal baru

Materi pelajaran yang biasa dipelajari para siswa di sekolah biasanya disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku. Bahkan jika kurikulum setiap tahun sama, maka materinya pun akan tetap sama.  Saat mengikuti study tour, siswa bisa memperoleh banyak hal baru yang tidak mereka temui di buku pelajaran. Misalnya, jika di buku pelajaran hanya memuat asalnya nasi adalah dari padi yang ditanam petani di sawah, maka saat study tour, siswa bisa merasakan sensasi menanam padi di pematang berlumpur serta membajak sawah.

IMG_2734

5. Mengenalkan tentang bidang kerja atau karir yang bisa menjadi cita-cita

Apabila study tour dilakukan di tempat yang mengajarkan mengenai suatu bidang kerja atau karir, maka akan menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap suatu atau beberapa bidang kerja. Hal itu dapat memacu motivasi agar lebih giat lagi belajar.

6. Mempererat keakraban dengan teman serta melatih kerjasama

Ketika mengikuti study tour, siswa akan berbaur dengan teman yang tidak sekelas termasuk dengan adik maupun kakak kelas. Situasi ini akan mendorong mereka untuk berkomunikasi satu sama lain ketika melihat dan mencari tahu lebih banyak mengenai objek pembelajaran yang ditemui. Siswa juga bisa berkomunikasi lebih akrab dengan guru, dan bahkan orang-orang di luar sekolah yang belum mereka kenal, yang berhubungan dengan tempat yang mereka kunjungi, seperti pemandu study tour

7. Memberikan relaksasi di tengah rutinitas sekolah

Padatnya kegiatan belajar dalam kelas memungkinkan siswa merasa bosan. Dengan diselenggarakannya study tour, akan memberikan relaksasi dan penyegaran, di tengah aktivitas belajar mereka di kelas.

Pelatihan keramik anak lakeside

Dengan mengikuti study tour, siswa siswi akan mendapatkan pelajaran serta pengalaman berharga yang tak terlupakan. Selain itu, kegiatan belajar mengajar di sekolah juga tidak terabaikan, karena di akhir study tour biasanya mereka akan ditugaskan membuat rangkuman perjalanan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *