Setiap tahun kita memperingati Hari Pahlawan di bulan November. Ada sejumlah event menarik yang mengisi agenda Citra Alam di bulan bersejarah ini. Event berskala nasional yang  melibatkan peserta dari provinsi di Indonesia itu mencerminkan semangat generasi muda untuk melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan. Adalah Kemah Penguatan Pendidikan Karakter Siswa SMA melalui Kepramukaan (KEPAK) yang menjadi agenda pertama. Kemah yang diikuti oleh 340 pelajar SMA tersebut berlangsung di Citra Alam Riverside, Cisarua, Bogor selama 5 hari yaitu pada tanggal 4 sampai 9 November 2019. 

Peserta Kemah Pendidikan Karakter adalah para siswa SMA hasil seleksi kemah penguatan karakter di provinsi seluruh Indonesia. KEPAK sendiri bertujuan membentuk karakter siswa yang tangguh, religius, nasionalis, disiplin dan memiliki kecakapan hidup. Selama di camping ground Citra Alam Riverside, peserta mengikuti lima jenis permainan team building yaitu Pancasila, Titian Religi, meraih Bintang, Roda Perjuangan dan Segitiga. Rangkaian permainan tersebut mengajarkan mereka tentang arti kebersamaan, kekompakan, bekerja sama dan saling tolong menolong. 

Selain itu, peserta memperoleh materi mengenai penanggulangan radikalisme, cinta bahari, anti narkoba dan sejumlah program kesiswaan. Salah satu pemateri, Ken Setiawan yang merupakan pendiri NII Crisis Center berpesan agar semua termasuk para generasi muda mewaspadai masalah radikalisme yang sedang marak. Ken meminta para siswa untuk melaporkan kepada pihak terkait yaitu guru, orang tua bahkan kepolisian, jika berhadapan dengan orang-orang yang terindikasi menyebarkan paham tersebut. 

KEPAK 2019 yang mengambil tema Siswa SMA Pelopor Karakter Bangsa yang berintegritas, kreatif dan mandiri diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud bekerjasama dengan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dan Pusat Pendidik Dirgantara. Tak hanya pembekalan berupa materi dan games team building, peserta yang berasal dari sabang sampai merauke ini juga berkesempatan menambah wawasan tentang tempat bersejarah dengan mengunjungi Monumen Nasional (Monas), Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. 

Selain event KEPAK 2019 yang berlangsung di Citra Alam Riverside, masih ada 1 lagi event nasional di bulan November yaitu Lomba Pidato Meniru Gaya Bung Karno yang ke-5. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Lomba Pidato tahun ini digelar di lokasi Taman Wisata Edukasi Jabal Rahmah, Desa Jango, Lombok Tengah yang juga diresmikan pada tanggal 10 November.  Ajang tersebut diikuti oleh pelajar dari sejumlah provinsi. 

Berlangsungnya event nasional KEPAK dan Lomba Pidato Meniru Gaya Bung Karno yang waktunya hampir bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan, memberikan bukti tentang pentingnya generasi muda memaknai semangat perjuangan para pahlawan untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Generasi muda wajib mengetahui sejarah perjuangan pahlawan, agar tidak mudah terjadi perpecahan anak bangsa. 

Bapak Proklamator Bung Karno pernah mengatakan bahwa “Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, tapi perjuangan kalian akan lebih berat karena melawan saudara sendiri.” Kekhawatiran akan terjadinya perjuangan berat melawan saudara sendiri itu setidaknya bisa senantiasa dihindari, jika generasi muda mampu memahami setiap makna dari perjuangan yaitu mempersatukan, bukan memecah belah. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *