Pemerintah menetapkan untuk meliburkan sekolah di sejumlah wilayah di Indonesia, selama 14 hari, terkait upaya mencegah semakin meluasnya penyebaran Covid-19 atau virus corona yang sudah ditetapkan menjadi pandemi global. Dalam masa tersebut, siswa diminta untuk belajar di rumah dengan pengawasan guru, baik melalui online maupun pemberian tugas-tugas mata pelajaran. Para orang tua pun dianjurkan untuk ikut mengawasi aktivitas belajar anak serta mematuhi larangan untuk bepergian jika tidak diperlukan. 

Ajakan Belajar di Rumah Kemendikbud

Dengan ditetapkannya peraturan dan sejumlah larangan itu, penting bagi orang tua untuk memiliki ide kreatif dalam mengisi hari-hari anak berada di rumah. Tentu saja dengan kegiatan positif yang menyenangkan, agar anak tidak merasa jenuh dengan situasi di luar kebiasaan tersebut. 

Beberapa ide kreatif ini bisa menjadi alternatif kegiatan positif anak di dalam rumah : 

Membaca Buku Bersama 

Buku merupakan jendela dunia. Dengan membiasakan anak membaca buku sejak dini, akan mempermudah menanamkan kecintaan mereka pada membaca. Kelak ketika remaja dan dewasa nanti, buku akan menjadi teman bagi anak. Dengan sendirinya, kecerdasan anak dapat selalu terlatih dan meningkat. Peran orang tua juga diperlukan dalam aktivitas ini, agar anak dapat mudah memahami apa yang akan, sedang atau sudah dibacanya. Misalnya ikut membaca buku bersama, meminta anak mengeraskan suara saat membaca buku, menceritakan kembali isi buku yang dibaca anak, dll. Selain banyak sekali manfaatnya, membaca buku bersama juga akan memberi kesan tersendiri bagi anak selama libur di rumah. 

Kreasi Tanah Liat

Media tanah liat bisa menjadi obyek permainan yang mengasyikkan bagi anak-anak. Anak-anak dapat memiliki kesibukan tersendiri dari kreativitas membuat benda-benda apapun dari tanah liat  sesuai dengan keinginan mereka. Selain dapat menuangkan imajinasi dan kreativitas, kemampuan motorik anak juga akan lebih mudah berkembang. Kini sudah banyak produk tanah liat atau clay yang mudah dibentuk berbagai macam kreasi, salah satunya produk dari Citra Clay yang aman bagi anak karena sudah lulus uji laboratorium Sucofindo. 

Belajar Memasak atau Berkebun 

Bagi anak perempuan, aktivitas belajar memasak seringkali menjadi momen yang ditunggu. Dalam situasi yang mengharuskan kita untuk tetap menjaga kesehatan, mengonsumsi makanan sehat menjadi sangat penting ketika semua anggota keluarga banyak melakukan aktivitas di rumah. Sedangkan untuk anak laki-laki, mengajak mereka berkebun bisa menjadi kegiatan yang berkesan sekaligus memberikan banyak pengetahuan. Dengan mengajak anak membantu memasak menu makanan sehat atau belajar berkebun, akan memberikan kesempatan untuk lebih banyak berinteraksi dengan orang tua. 

Ajari Rutinitas Pekerjaan Rumah 

Tak sedikit orang tua yang mengeluh repot kalau anak-anak sedang tidak bersekolah. Rumah menjadi berantakan, sulit untuk selalu tetap bersih, dsb. Nah, inilah saat yang tepat untuk memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kerapihan rumah. Para orang tua bisa menggunakan kalimat yang mudah dipahami seperti : “sekarang ini sedang banyak orang mudah sakit, jadi rumah harus selalu bersih dan rapi agar kita tidak gampang sakit.” Dengan adanya pemahaman tersebut, maka anak akan lebih mudah mengerti tentang pentingnya hidup bersih agar sehat. Selanjutnya mereka pun juga lebih mudah diajak terlibat dalam kegiatan membersihkan rumah setiap saat serta melakukan rutinitas pekerjaan rumah yang lain. Membuat daftar mengenai apa yang harus dikerjakan anak setiap harinya juga bisa memudahkan orang tua mengetahui perkembangan aktivitas anak selama masa liburan di rumah. 

Selain 4 kegiatan diatas, masih banyak lagi kegiatan positif lain yang bermanfaat bagi anak untuk mengisi libur di rumah mereka. Seperti menggambar, melukis, berkreasi dengan origami, nonton film edukasi, dll. Tinggal bagaimana para orang tua menyesuaikan dengan minat anak. 

Oleh karena tempat belajar tidak harus di sekolah, rumah pun dapat menjadi tempat yang sangat menyenangkan bagi anak untuk belajar banyak hal. Memberikan kegiatan yang positif atau bermanfaat bagi anak akan membuat waktu mereka menjadi berkualitas, selama masa libur di rumah. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *