Tradisi bukber selalu marak dan ditunggu selama bulan Ramadhan oleh semua umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Ragam acara banyak digelar untuk mengisi acara buka puasa bersama itu. Memang di setiap acara bukber, momentum makan bersama-lah yang paling ditunggu. Akan tetapi dibalik momentum tersebut terdapat nilai luhur di dalamnya seperti kebersamaan dan silaturahmi. Terlebih Ramadhan selalu mengingatkan kembali kodrat manusia sebagai makhluk Tuhan sekaligus makhluk sosial yang tidak bisa terlepas dari interaksi dengan orang lain.

Bukber menjadi salah satu jembatan untuk pererat silaturahmi, baik dengan keluarga, kerabat ataupun teman. Namun saat ini acara bukber juga sering menjadi cara untuk mempertemukan kembali teman-teman lama yang sudah bertahun-tahun tidak berjumpa dan tak pernah berkomunikasi lagi seperti teman-teman alumni sekolah atau yang pernah bergabung dalam komunitas tertentu.  Tentunya acara tersebut akan menjadi momen menyenangkan dan selalu ditunggu meski di sela-sela kesibukan masing-masing individu.

Acara bukber bisa digelar secara sederhana karena didalamnya juga merupakan wujud dari ibadah kita terhadap Allah SWT. Mempererat tali silaturahmi seperti dengan bertukar kabar dan cerita serta canda tawa akan mengakrabkan satu sama lain meski nantinya jarang bertemu. Selain ramah tamah dalam makan bersama, acara bukber juga bisa diisi dengan games ringan atau kegiatan sosial misalnya memberikan santunan kepada anak yatim maupun fakir miskin.

Tak hanya sekedar kumpul bareng dan makan bersama, acara bukber yang dapat melengkapi rangkaian ritual ibadah di bulan suci, juga dapat bernilai positif dengan memupuk kebersamaan dan rasa kekeluargaan. Bukankah dalam ajaran agama islam, bersilaturahmi juga dapat memperpanjang umur?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *