Menekuni profesi sebagai seorang fasilitator outbound atau instruktur kegiatan di alam terbuka pasti selalu berhubungan dengan banyak orang dengan berbagai latar belakang, usia, dan profesi. Dibutuhkan kesabaran tinggi serta kemampuan untuk menyampaikan materi yang mudah dipahami. Apalagi jika pesertanya adalah anak-anak yang memiliki sifat yang aktif dan lebih banyak bertanya. Dalam kondisi apa pun, para fasilitator outbound harus bisa membawa kegiatan atau acara kedalam berbagai suasana yang menyenangkan bagi para pesertanya.

Seorang fasilitator bukan hanya sebagai pemandu kegiatan tetapi juga bisa memberdayakan masyarakat. Kemampuan mereka membangun partisipasi para peserta, mendengar dan berkomunikasi dengan baik saat memegang kendali dalam sebuah permainan, dapat mendorong para peserta memperoleh manfaat di setiap kegiatannya. Peserta bisa memperoleh banyak pengetahuan baru, serta memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk semakin kreatif dan berinovasi.
fun games seru citra alam lakeside
Ketika harus memandu permainan anak-anak

Agar bisa memegang kendali permainan dengan baik termasuk para peserta yang memiliki berbagai karakter, dibutuhkan kemampuan emosional untuk mengelola emosi diri sendiri dalam hubungannya dengan orang lain. Selain itu tetap dibutuhkan juga kemampuan fisik berupa stamina yang baik, kekuatan serta ketangkasan. Saat berada dalam arena permainan, fasilitator juga harus mampu  bermain peran yang membuat peserta antusias  mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Selanjutnya secara intelektual, fasilitator outbound harus memiliki kemampuan untuk berpikir, bernalar dan memecahkan masalah.

team fasilitator citra alam
Persiapan untuk kegiatan flying fox

Menjadi seorang fasilitator outbound pasti memiliki segudang pengalaman  dan pembelajaran dari apa yang dilakukannya selama menjalani profesi tersebut. Berikut ini beberapa pembelajaran yang bisa diperoleh sebagai seorang fasilitator outbound :

1. Dapat berkomunikasi dengan baik dan benar meliputi tiga hal yaitu, kata-kata, intonasi, dan gesture.

2. Selalu dapat tantangan baru setiap harinya.

3. Menjadikan Kreatif dan inovatif

4. Bukan hanya sekedar mengajar tetapi harus mendidik dengan pola baik juga fun.

5. Membuat diri menjadi pribadi dengan lima S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun)

6. Ceria, berpikir positif dan inspiratif.

7. Sabar dan selalu merasa rendah hati serta tidak menyombongkan diri.

8. Harus selalu update terhadap setiap informasi apapun, salah satunya dengan banyak membaca buku.

9. Menjadikan diri sebagai orang yang berguna bagi orang lain.

fun games Citra Alam SeasideBanyaknya manfaat dan pelajaran hidup yang bisa diperoleh sebagai seorang fasilitator kegiatan outbound, bukan berarti luput dari berbagai kendala dan permasalahan. Seperti materi yang sulit diterima oleh peserta, pengelolaan waktu yang terlalu pendek saat kegiatan, serta menangani karakter peserta yang bermacam-macam.

Berbagai kendala yang dihadapi seorang fasilitator outbound terkadang justu bisa menimbulkan kesan berbeda ketika harus menghadapi kesulitan dalam menangani peserta. Saat gagal menggunakan satu cara, lalu muncul ide yang  menumbuhkan kreativitas  baru. Pengalaman itulah yang bisa mendatangkan kepuasan tersendiri bagi seorang fasilitator. Setiap profesi atau pekerjaan pasti selalu ada manfaat yang dihasilkan bagi diri sendiri maupun orang lain. Disisi lain, profesi juga memiliki resiko dan konsekuensi yang harus dihadapi. Apalagi jika profesi tersebut berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat.

fasilitator citra alam
team fasilitator citra alam

One thought on “Pelajaran Apa Saja Yang Bisa Diambil Dari Pengalaman Fasilitator Outbound?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *