Wisata edukasi merupakan salah satu alternatif yang memberikan suasana baru bagi anak-anak dan remaja, efektivitas yang terjadi saat dilakukannya wisata edukasi adalah anak-anak akan merasa lebih fresh, lebih semangat, dapat pengetahuan baru dan pastinya menyenangkan. Dengan ruang lingkup yang baru, setiap kegiatan yang dilakukan akan menjadi sebuah proses pembelajaran baru bagi anak-anak. Selain itu, lingkungan wisata yang berada di sekelilingnya akan menjadikan anak berfikir lebih kritis karena rasa ingin tahu yang tinggi mengenai hal-hal yang ada.

Citra Alam Lakeside yang terletak di Pulau Situ Gintung 3, Cirendeu-Ciputat Tangerang Selatan menyediakan wahana budidaya ikan di karamba apung sebagai salah satu kegiatan utama dalam wisata edukasi. Mengenalkan budidaya ikan di karamba pada anak merupakan salah satu wahana yang dirancang khusus untuk menstimulasi anak agar lebih peduli akan ikan dengan cara yang sangat menyenangkan, sehingga tanpa terasa siswa belajar mengenal jenis-jenis ikan sambil bermain. Selain itu, para orang tua juga bisa memberikan pengarahan pada anak bahwa ikan sangat bermanfaat bagi perkembangan dan pertumbuhan serta perbaikan gizi pada tubuh kita.

Ada banyak kegiatan dan permainan menarik yang pasti akan disukai anak-anak. Mereka bisa bermain bersama ikan mulai memberi makan, mengenal ikan, dan menangkap ikan. Sebelum praktek di lapangan, petugas penyuluh perikanan menjelaskan tentang perikanan mulai dari ciri-ciri dan jenis ikan, cara merawat, menangkap ikan, hingga budidaya ikan.

Keramba adalah keranjang atau kotak dari bilah bambu untuk membudidayakan ikan. Definisi lain dari keramba adalah wadah budi daya ikan berupa kandang yang terbuat dari bambu atau papan kayu yang ditempatkan di badan sungai atau danau. Keramba umumnya ditempatkan di sungai  dan danau sehingga air dapat mengalir melewati keramba dan air di dalam keramba senantiasa bersirkulasi mengikuti arus air. Keramba bambu dapat ditempatkan tenggelam maupun mengapung sebagian, dan masing-masing dilakukan sesuai kebutuhan. Di perairan yang dalam dan luas, keramba ditempatkan mengapung sebagian dengan bantuan pelampung.

Budidaya ikan di keramba apung merupakan salah satu cara budidaya pembesaran ikan yang efisien dan efektif, model sistem budidaya ini telah terbukti lebih efisien, baik efisien secara teknis ataupun ekonomis. Dengan luasan media yang sempit, kita bisa melipat gandakan hasil panen ikan tanpa harus menambah biaya yang besar. Pola yang di pakai adalah mengintensifkan pola budidaya ikan tersebut, memang akhirnya akan berdampak pada biaya tinggi namun bisa didapatkan keuntungan yang lebih tinggi pula.

Wahana tersebut untuk mengembangkan ekonomi melalui pengembangan usaha budidaya ikan air tawar dan mengatasi angka pengangguran. Pertambahan penduduk jelas membutuhkan pertambahan pangan, termasuk produksi ikan air tawar yang bermanfaat untuk memperbaiki gizi masyarakat. Di samping itu, dengan menciptakan lapangan kerja, budidaya dapat mengurangi tingkat pengangguran, yang pada akhirnya juga berdampak penanggulangan kemiskinan dan kerawanan sosial. Serta mengenalkan anak pentingnya berinteraksi dengan makhluk hidup.

Beberapa manfaat dari mengkonsumsi ikan diantaranya yaitu dapat mempercepat masa pertumbuhan dan juga perkembangan tubuh serta otak anak, sehingga anak akan tumbuh sehat dan juga pintar. Hal ini dikarenakan, didalam daging ikan terdapat berbagai nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh balita dan anak-anak yang salah satunya yaitu ikan mengandung 18 % protein terdiri dari  asam amino esensial yang tidak rusak pada waktu pemasakan. Kandungan lemaknya 1-20 % lemak yang mudah dicerna serta langsung dapat digunakan oleh jaringan tubuh.

Adapun teknik budidaya ikan di karamba apung meliputi:

a. Penebaran benih ikan ke dalam wadah budidaya.

Penebaran benih ikan  sebaiknya pada pagi atau sore hari saat kondisi perairan tidak terlalu panas agar ikan tidak stres. Sebelum ikan ditebarkan perlu dilakukan aklimatisasi atau penyesuaian kondisi lingkungan sekitar. Caranya ialah  ikan dalam kantong plastik (wadah pengangkutan) dibiarkan terapung dalam perairan sekitar 2-4 menit, kemudian secara bertahap air perairan sedikit demi sedikit dimasukkan kedalam wadah pengangkutan. Bila kondisi air dalam wadah pengangkutan dengan air perairan sudah sesuai (sama), maka ikan-ikan yang ada dalam wadah pengangkutan biasanya akan keluar dengan sendirinya.

b. Pemberian Pakan.

Masa pemeliharaan ikan selama 3 bulan, pakan yang diberikan berupa pakan buatan berupa pellet yang banyak tersedia di pasaran. Selain pakan berupa pellet, pakan tambahan lainnya dapat juga diberikan seperti tanaman air dan daun-daunan. Bulan pertama pemeliharaan, setiap hari pakan diberikan sebanyak 4% dari berat total ikan yang dipelihara. Bulan kedua jumlah pellet dikurangi menjadi 3,5% dan bulan ketiga pemeliharaan maka setiap harinya pakan yang diberikan adalah 3% dari berat total ikan. Agar jumlah pakan yang diberikan dapat ditentukan maka setiap 7-10 hari sekali dilakukan sampling untuk menentukan berat ikan. Pakan diberikan tiga kali sehari, yaitu pada pagi, siang dan sore hari. Pemberian pakan dilakukan sedikit demi sedikit sesuai dengan nafsu makan ikan.

c. Pemanenan dan Pemasaran.

Pemanenan ikan dilakukan apabila masa pemeliharaan sudah mencapai 3 bulan, dilakukan dengan cara mempersempit ruang gerak ikan di dalam kantong keramba. Hal ini dilakukan dengan cara salah satu sisi kantong jaring dengan sisi lainnya dirapatkan. Dengan cara ini ikan-ikan yang akan ditangkap tergiring dan terkumpul di satu tempat sehingga mudah dipanen. Ikan-ikan yang sudah terkumpul diambil menggunakan serokan dan dimasukkan kedalam wadah.

Selain mendapat pengenalan budidaya ikan sebagai bahan konsumsi dan ikan hias, paket kegiatan Budidaya Ikan Keramba Citra Alam juga menyediakan pelatihan keramik yang membentuk model ikan dari tanah liat. Bentuk ikan tersebut merupakan

sesuatu yang menarik untuk diwujudkan dalam seni patung keramik figuratif dan bentuk ikan yang indah itu selalu ada dalam ragam spesiesnya.

Budidaya ikan di keramba apung memiliki potensi yang luar biasa untuk menggait pertumbuhan ekonomi masyarakat yang dijadikan objek budidaya ikan air tawar sebagai lapangan kerja dan memperbaiki gizi masyarakat.

Mari kembangkan budidaya ikan untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat !!

One thought on “Mengenalkan Budi Daya Ikan Di Keramba Apung Pada Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *