Mengenal tanaman herbal dan mengetahui manfaatnya pada anak itu sangat penting karena saat ini sangat jarang sekali anak-anak mengetahui ataupun menyukai tanaman herbal. Padahal tumbuhan herbal kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh. Banyak tumbuhan yang bermanfaat bagi kehidupan. Pemanfaatan bahan-bahan alam sebagai obat herbal lebih aman daripada kimia atau sintetis. Tanaman herbal merupakan obat alami sudah digunakan sejak nenek moyang untuk mengobati beberapa penyakit, kelebihannya adalah tidak menimbulkan efek samping.

Berbeda dengan perkembangan dunia medis, menyembuhkan penyakit dengan menggunakan obat kimia yang tidak membutuhkan waktu lama untuk proses penyembuhan, namun kelemahannya dapat menimbulkan resiko antara lain menimbulkan efek samping dan juga kadar dosis yang berbeda-beda tidak selalu tepat dengan kekebalan tubuh setiap manusia. Bermula dari berkembangnya penggunaan obat kimia yang semakin meningkat, kini penggunaan tanaman obat mulai ditinggalkan. Perlu adanya upaya pelestarian penggunaan tanaman obat untuk memenuhi kebutuhan dalam hal kesehatan.

agro apotek citra alam riverside

Seperti “TOGA” yang merupakan singkatan dari Tanaman Obat Keluarga. Pengenalan tanaman obat keluarga perlu diperkenalkan pada anak usia dini khususnya anak usia 10- 12 tahun, karena anak sudah mulai memahami keadaan alam sekitar dan senang berinteraksi dengan alam. Sehingga diperlukan sebuah media yang efektif untuk memperkenalkan tanaman obat keluarga kepada anak-anak usia 10-12 tahun.

Untuk itulah orang tua perlu mengenalkan jenis tanaman herbal dan khasiatnya bagi anak. Pengenalan sejak dini akan memberikan pengetahuan bahwa bukan hanya obat dari dokter saja yang bisa menyembuhkan penyakit. Berikut beberapa pengenalan mengenai tanaman obat herbal sebagai obat tradisional:

1Mengajak anak mengikuti agro apotek hidup, saat anak ikut agro apotek hidup anak akan mendapat materi tentang pengetahuan tanaman herbal melalui observasi langsung. Dengan melihat tanaman di kebun maka anak mengenal jenis, warna dan manfaat dari tumbuhan tersebut. Biarkan anak melihat dan mengenali tanaman-tanamannya. Seperti tanaman Kumis kucing, sambiloto, kunyit, temulawak, jati belanda, kencur, mengkudu atau pace, jambu biji, jahe merah, dan masih banyak tanaman lain yang mempunyai khasiat pencegahan dan penyembuhan berbagai macam penyakit.

Agro apotek di citra alam riverside

Pemanfaatan tanaman herbal bisa dari umbi, daun, biji, batang, getah, bagian tanaman lainnya atau kombinasi dari bagian tanamannya. Mulai dari tanaman yang bisa untuk obat, bisa dimasak, bahkan untuk kecantikan.

2. Mengajak anak menanam tanaman herbal di pekarangan rumah seperti tanaman toga. Setelah itu ajaklah anak anda untuk menanam tumbuhan secara bersama. Selain mengenalkan macam-macam tanaman herbal, anak juga diajarkan membudidayakan tanaman obat di pekarangan rumah. Anak akan senang dan mengingat pernah menanam tanaman itu. Kemudian ikut sertakan  anak untuk menjaga tanaman yang telah ditanamnya dengan mengajarinya menyiram, memupuk, dan merawatnya agar tidak mati. Jika sudah besar dan sudah bisa diolah, ajak anak untuk mencabutnya dan memberikan padanya.

tanaman toga

3. Ajak anak untuk melihat proses membuat jamu yang dibuat oleh ibu atau penjual jamu dan mencicipinya. Terlebih dahulu kenalkan jamu yang sedikit manis untuk anak sehingga dia mau meminumnya. Contohnya, jamu beras kencur. Aromanya yang segar dan warnanya yang seperti susu memberikan rasa penasaran pada anak. Selain, bermanfaat untuk kesehatan tubuh namun minum jamu bisa menambah nafsu makan.

proses pembuatan jamu tanaman herbal

Demikian 3 cara mengenalkan tanaman herbal sebagai obat tradisional pada anak.

Selamat mencoba !!!

*dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *