Kegiatan belajar mengajar tidak harus berada dalam ruangan apalagi pada kenyataannya di luar ruangan anak bisa lebih aktif dan bergerak dengan bebas. Pembelajaran  di dalam ruang malah cenderung membuat anak mudah jenuh apalagi dengan mendapatkan terlalu banyak teori yang menjemukan. Diperlukan sedikit ruang bebas untuk kegiatan belajar agar anak-anak merasa nyaman, misalnya dengan mengikutsertakan mereka dalam kegiatan edukasi seperti outbound. 

Kegiatan outbound merupakan proses belajar yang diperoleh melalui permainan yang menstimulasi kegiatan petualangan dan kerja sama tim dalam lingkungan alam. Ini merupakan kesempatan untuk melampaui batas-batas fisik, intelektual dan emosional, sehingga dapat meningkatkan kemampuan seseorang untuk belajar dan berperilaku lebih baik. Kegiatan outbound juga berisi permainan untuk meningkatkan rasa kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan. 

Kegiatan outbound dapat dilakukan oleh anak-anak yang usianya berkisar 5-15 tahun.  Ada 2 jenis kegiatan outbound untuk anak berdasarkan kategori permainannya, yaitu outbound soft skill dan outbound hard skill :

1. Outbound Soft Skill: merupakan kegiatan outbound yang dilakukan untuk pengembangan personal dan interpersonal yang biasanya berupa kemampuan (bakat) atau keterampilan. Salah satu contoh dari soft skill adalah kegiatan untuk menanamkan nilai leadership atau kepemimpinan. Sementara peningkatan kerjasama tim adalah tujuan umum dalam outbound soft skill. Semuanya itu tergabung dalam character building yang menjadi salah satu tujuan dalam kegiatan outbound. Permainan outbound soft skill ini dirancang sedemikian rupa sehingga tidak diperlukan gerakan fisik yang berlebihan.

2. Outbound Hard Skill: Adalah kegiatan outbound yang dilakukan untuk keterampilan teknis atau bidang yang dilakukan seseorang sehingga mudah diterapkan. Biasanya outbound jenis ini difokuskan untuk keterampilan seseorang sehingga diperlukan kecepatan dan ketepatan dalam setiap permainannya. Seperti ketika melakukan rafting kalian bisa mengasah kekuatan lengan disamping melatih kerjasama dan kekompakan antar anggota dalam sebuah tim.

Dengan mengikuti kegiatan outbound anak, setiap anak akan meningkatkan kemampuan team building, team work, komunikasi, leadership, kreativitas, konsentrasi, dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *