Ketika seseorang akan menjalankan ibadah haji, orang-orang terdekatnya baik keluarga, tetangga, teman, atau kerabat mendoakannya agar menjadi haji yang mabrur. Tidak sedikit juga orang disekitarnya yang mengharapkan dengan menjadi haji mabrur, yang bersangkutan dapat memperbaiki karakter menjadi lebih baik sekaligus memberikan manfaat bagi sesamanya. 

Setiap umat muslim sudah pasti mendambakan bisa melengkapi keseluruhan rukunnya hingga rukun yang ke-5, menunaikan ibadah haji. Seperti dalam firmanNya : 

“Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh,” (QS. Al-Hajj : 27)

Dalam ayat Al Quran diatas sudah jelas disebutkan bahwa ibadah tersebut wajib dijalankan. Namun ada tahapan-tahapan yang penting untuk diketahui sekaligus dipahami maknanya, sehingga dapat menyempurnakan keseluruhan pelaksanaannya. 

Bahkan Allah SWT telah menjanjikan : 

“Sungguh haji yang mabrur tidak ada balasannya, kecuali surga.” (HR Bukhari dan Muslim)  

Untuk mencapai haji yang mabrur, bukan saja dibutuhkan kemampuan melaksanakan setiap tahapan prosesi ritual ibadah haji yang ada dengan sempurna, namun jauh lebih penting lagi dari itu adalah dibutuhkan kemampuan memaknai secara mendalam setiap prosesi ritual yang dijalani dalam ibadah haji tersebut. Oleh karena itu menjadi sangat penting bagi setiap umat muslim untuk membekali diri dengan sebaik-baiknya sebelum panggilan menunaikan ibadah haji datang. 

Selain mengharapkan balasan surga-Nya di akhirat kelak, mambrurnya haji tentu akan berdampak besar kepada karakter, jiwa dan kehidupan di masa depan. Karena sesungguhnya ibadah haji itu merupakan perjalanan spiritual seorang hamba untuk mencapai kualitas insan Al Kamil. 

Selamat Menunaikan Ibadah Haji dan Semoga Menjadi Haji Mabrur !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *