Tak ada batasan apapun bagi setiap manusia untuk dapat menjalani kehidupan lebih baik, lebih maju dan mampu mencapai prestasi. Bahkan dalam keadaan terbatas seperti kondisi fisik yang tidak sempurna pun, karya tetap dapat tercipta, prestasi pun tetap bisa ditorehkan. Setiap tanggal 3 Desember, masyarakat di seluruh dunia memperingati Hari Disabilitas Internasional, sebagai bentuk kepedulian terhadap para penyandang cacat fisik.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional dilakukan sejak tahun 1992 , yang didasarkan pada Resolusi Majelis Umum PBB 47/3. Peringatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang cacat, dan memberikan dukungan untuk meningkatkan martabat, hak dan kesejahteraan mereka. Dikutip dari laman PBB, tahun ini peringatan Hari Disabilitas Internasional mengambil tema “Memberdayakan dan memastikan inklusivitas juga kesetaraan bagi penyandang cacat”, yang sengaja diangkat untuk mewujudkan agenda besar pada tahun 2030.

Dialog Presiden dengan bocah penyandang disabilitas

Di Indonesia, Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2018 di Bekasi dengan berinteraksi dan melakukan dialog dengan penyandang disabilitas. Salah satunya adalah bocah berusia 8 tahun bernama Mukhlis Abdul Holik yang mengungkapkan perjuangannya untuk mewujudkan cita-citanya. Melalui akun fanpagenya, Presiden Jokowi menjelaskan, Abdul yang kini duduk di kelas 3 SD Negeri X Cibadak, Sukabumi, harus menempuh jarak tiga kilometer dengan berjalan merangkak menuju sekolahnya setiap hari. Namun hal itu tidak menjadi penghalang bagi semangatnya meraih cita-cita menjadi petugas pemadam kebakaran.

“Kenapa pemadam kebakaran?’ tanya Presiden.

“Untuk menolong orang,” jawab Abdul.

Semangat Abdul telah mengajarkan kepada kita bahwa tekad untuk maju, keinginan untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya, tak berkurang sedikitpun oleh keterbatasan.

kata bijak tentang disabilitasi

Dalam pribahasa “Gapailah cita-citamu setinggi langit”,  manusia percaya bahwa mereka bisa melakukan sesuatu diluar batas kemampuan mereka. Maka apabila disabilitas adalah suatu batasan, maka hal itu pun tetap bisa terlampaui. Seperti yang dikatakan Kurt Hahn : Keterbatasanmu adalah Kesempatan Bagimu.  



Untuk keterangan dan informasi lebih lanjut hubungi kami.


(021) 7310249 (021) 7321394


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *