Ayo bermain !!

Sebagai orang tua kita harus tahu betul aktivitas anak sehari-hari baik di dalam rumah maupun di lingkungan luar. Saat anak-anak bermain, orang tua cenderung lebih sensitif takut anak jatuh, takut terkena benda berbahaya, dll. Sebenarnya bermain bukan hanya sekedar membuat perasaan anak-anak senang namun juga menjadi salah satu cara untuk membangun kreativitas, imajinasi, dan keterampilan lain yang sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang mereka.  

Sebagai orang tua harus memperhatikan betul saat anak bermain, carilah aktivitas bermain yang dapat mendidik anak sesuai dengan usianya. Karena ternyata permainan dapat mempengaruhi perkembangan mental anak itu sendiri, maka pilihlah jenis lingkungan bermain yang baik dan dapat mendidik anak seperti berikut ini : 

1. Aktivitas permainan di dalam ruangan

Bermain di dalam rumah atau ruangan memang lebih aman dan nyaman bagi anak. Meski kebanyakan permainan di dalam ruangan tidak menekankan aktivitas fisik, namun hal itu bermanfaat untuk mengasah motorik halus dan pengembangan kreativitas. Beberapa aktivitas permainan di dalam ruangan juga mampu mengakomodasi kemampuan seni, berpikir, dan sains yang menyenangkan pada anak, seperti bermain melipat rumah-rumahan dari kertas, boneka, catur, menggambar, melukis, berkemah dalam rumah, dan masih banyak lagi permainan yang mempunyai banyak manfaat. 

Kita sebagai orang tua bisa mengajarkan caranya satu atau dua kali, lalu biarkan anak-anak berkreasi bebas setelahnya. Izinkan imajinasinya berkembang dan menghasilkan hal-hal menakjubkan, meski penting untuk tetap mengawasi agar anak-anak selalu merasa aman dan nyaman. Dengan melakukan aktivitas permainan di dalam rumah, anak akan belajar untuk lebih dekat dengan orang tua, saudara kandung atau orang yang masih ada hubungan keluarga.

2. Aktivitas permainan di luar ruangan

Anak-anak memang cenderung lebih senang saat bermain di luar ruangan karena anak bisa leluasa dalam bergerak dan bisa menemui banyak hal. Aktivitas permainan di luar ruangan bertujuan melatih fisik anak agar bisa berkembang sesuai dengan usianya secara maksimal. Bermain di luar ruangan merupakan solusi terbaik untuk mengurangi kebiasaan anak masa kini dalam bermain gadget. Dengan melakukan aktivitas permainan di luar ruangan anak akan lebih banyak bergerak seperti berlari, melompat, berkebun, bersepeda, mengejar gelembung sabun atau memanjat wahana di playground. Bermain di luar rumah juga bisa melatih kepedulian anak terhadap lingkungan dan mengenalkan mereka pada orang-orang di sekitarnya selain keluarga. 

3. Aktivitas permainan berkelompok

Membangun jiwa sosial dan organisasi sejak dini sangat penting bagi anak. Melalui aktivitas bermain secara berkelompok, anak akan terlatih untuk memiliki peduli pada lingkungan sekitar, mengasah kemampuan teamwork dan leadership-nya. Kerjasama yang baik serta berjiwa kepemimpinan tentu akan sangat dibutuhkan saat anak beranjak besar nanti, baik di lingkungan sekolah hingga saat bekerja nanti. Aktivitas bermain secara berkelompok bisa dilakukan dengan bermain gobak sodor, bakiak, kasti, ular naga, engklek, petak umpet, dan masih banyak lagi permainan yang melibatkan kerja tim.

Dimana saja anak bermain jangan lupa untuk selalu mengawasi mereka, karena pengawasan dari orang tua itu sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selamat mencoba !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *