Pada tahun 2017, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 87 tentang penguatan pendidikan karakter. Perpres tersebut diterbitkan berdasarkan pertimbangkan untuk mewujudkan bangsa berbudaya melalui penguatan nilai-nilai religius, jujur, toleran, disiplin, bekerja keras, kreatif, mandiri, semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

Dalam Perpres No. 87 tahun 2017 itu dijelaskan bahwa Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) adalah gerakan pendidikan dibawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir dan olah raga. Lalu siapa saja yang terlibat dalam gerakan tersebut ? Mereka adalah satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat yang bisa saling bekerjasama dalam mewujudkan Generasi Nasional Revolusi Mental.

program penguatan pendidikan karakter pemerintah

Untuk  mengimplementasikan Perpres tersebut terdapat salah satu metode pembelajaran bernama Contextual Teaching and Learning (CTL) atau pendekatan kontekstual, yang dapat membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa. Konsep tersebut juga mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan mereka sebagai keluarga dan masyarakat. Tujuan dari konsep pendidikan tersebut adalah mempersiapkan proyeksi pendidikan abad 21 sebagai bekal bagi generasi di masa depan.

Menyusul terbitnya Perpres tersebut saat ini sejumlah sekolah sudah mulai menerapkan konsep CTL dalam kegiatan belajar dan mengajar. Selain penerapan di sekolah-sekolah, konsep tersebut juga sudah mulai dipakai dalam sejumlah proses belajar di luar lingkungan sekolah seperti outbound dan kegiatan perkemahan. Melalui kegiatan tersebut, para peserta yang tidak hanya siswa sekolah dapat belajar dari pengalaman nyata selama kegiatan berlangsung. Hasil pembelajaran tersebut selanjutnya dapat diterapkan kembali dalam kehidupan sehari-hari.

outbound anak dalam latihan camping pramuka

Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dari kegiatan outbound, 3 diantaranya :

  1. Pembentukan karakter
  2. Pembentukan kompetensi diri
  3. Pembentukan literasi/wawasan dalam setiap permainan

Lalu kegiatan apa saja dalam outbound yang dianggap telah memenuhi konsep CTL bagi penguatan pembentukan karakter?

Outbound merupakan kegiatan berisi rangkaian permainan untuk melatih kekuatan fisik dan mental serta membentuk karakter seseorang atau kelompok agar bisa menjadi lebih baik. Beberapa jenis permainan atau games dalam outbound meliputi permainan strategi, brain games, fun games, team building, dll. Melalui rangkaian permainan tersebut, peserta dilatih untuk dapat meningkatkan kemandirian, empati, team work, komunikasi, kepemimpinan dan kesabaran. Dengan begitu peserta diharapkan dapat memiliki sikap dan karakter yang lebih baik misalnya menjadi lebih disiplin, mandiri dan bertanggung jawab.

permainan robot A untuk kekompakan tim

Sebagai tempat pendidikan alam terbuka yang menitik-beratkan pembelajaran pada praktek dan pengalaman nyata, Citra Alam memiliki pengalaman luas dalam menyelenggarakan berbagai event outbound, perkemahan dan pelatihan seni budaya dengan peserta mulai dari anak-anak siswa sekolah hingga dewasa. Setiap kegiatan yang bermuatan kompetensi, character dan keterbukaan wawasan kebangsaan dengan prinsip penyampaian yang aktif, inovatif, kreatif dan berbobot dapat mendukung penguatan pendidikan karakter yang dapat berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara.



Untuk keterangan dan informasi lebih lanjut hubungi kami.


(021) 7310249 (021) 7321394


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *