Setiap sekolah pasti memiliki program jalan-jalan sambil mengunjungi tempat-tempat yang bisa memberikan wawasan dan ilmu pengetahuan bagi para siswanya. Program tersebut dikenal dengan nama study tour yang biasanya mengambil tujuan museum atau tempat-tempat bersejarah dimana para siswa dapat belajar mengenai sejarah dari benda-benda kuno disana. Saat ini ada satu istilah program lagi yang juga populer yaitu Field Trip yang juga berisi kegiatan siswa di luar sekolah dengan berbagai kegiatan bermanfaat. Baik study tour maupun field trip sudah menjadi kegiatan rutin di hampir semua sekolah setiap tahunnya. Apakah perbedaan dari study tour maupun field trip dan bagaimana penjelasannya? 

Ada yang menganggap study tour dan field trip hampir sama maknanya hanya terdapat perbedaan bahasa saja. Namun dalam pelaksanaannya, study tour bisa memiliki beberapa tujuan lokasi dalam kunjungan 1 hari, sedangkan dalam field trip, siswa hanya diajak ke 1 lokasi saja dalam kunjungan 1 hari penuh atau setengah hari saja. Namun kegiatan study tour memiliki landasan hukum yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2015 pasal 19 bahwa proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan. 

Tidak jauh berbeda dengan study tour, field trip juga mengajak siswa untuk berpikir kreatif, memiliki pengalaman baru serta dapat melihat dan mengetahui permasalahan secara langsung, melalui kunjungan di luar sekolah. Penting bagi anak-anak mengikuti kegiatan field trip karena memiliki manfaat bagi pengalaman belajarnya. Sementara pihak guru harus menerapkan teori 6 M saat pembelajaran, yaitu mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. 

Baik program study tour atau field trip bisa diikuti oleh anak-anak usia SD, SMP, SLTA dan mahasiswa. Sejumlah komunitas atau organisasi juga sering menggunakan program tersebut untuk menambah wawasan para anggotanya. 

Berbagai kegiatan yang dapat dilakukan dalam study tour maupun field trip seperti : 

1.Outbound yang berisi beragam permainan tantangan untuk individu maupun team, seperti flying fox, arung jeram, paintball, panahan dan games team building.

2.Pelatihan seni dan budaya seperti pelatihan keramik, membatik, memainkan alat musik tradisional, pentas seni tradisional, dll

3.Agro wisata yang terdiri dari agro sawah, apotik hidup, agro sayur dan buah.

4.Mengunjungi tempat bersejarah seperti museum dan monumen bersejarah.

5.Tempat wisata edukasi seperti laboratorium science, planetarium, wisata observasi, dll.

Gelar Program study tour dan field trip di Citra Alam, anda bisa mendapatkan pengalaman seru dan menyenangkan. Pihak sekolah dapat merencanakan kegiatan apa yang akan mengisi program tersebut atau kami akan membantu merancang setiap kegiatannya. Segera daftarkan rencana kegiatan sekolah anda dengan menghubungi kontak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *