Keunikan budaya Indonesia bisa menjadi sarana untuk semakin menumbuhkan rasa cinta tanah air. Angklung merupakan alat musik khas Indonesia yang  termasuk dalam keunikan budaya. Meski tidak seperti alat musik modern yang sudah banyak berkembang saat ini, mempelajari alat musik angklung atau bahkan hanya mengagumi saat mendengarkan lantunan lagu-lagu yang dimainkan saja, dapat menimbulkan perasaan bangga sebagai bangsa. 

Seperti diketahui, alat musik angklung telah mendapatkan pengakuan dunia sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010. Dengan pengakuan tersebut, maka menjadi kewajiban kita sebagai warga negara untuk ikut melestarikannya. Saat ini angklung dapat bertahan di era modern dan menjadi salah satu alat musik tradisional yang mendunia. Keunikannya terletak pada nada yang dihasilkan, dan cara memainkan yang bisa melibatkan banyak orang. Oleh karena itu tak heran jika banyak sekali  yang antusias mempelajarinya. 

Jika kini angklung dikenal sebagai alat musik tradisional yang telah mendunia, asal muasalnya tidak demikian. Angklung awalnya dikenal sebagai alat musik sakral yang digunakan dalam kehidupan masyarakat Sunda untuk memenuhi kebutuhan makanan pokok. Oleh sebab itu angklung dianggap sebagai alat musik sakral karena sering digunakan dalam upacara atau ritual adat masyarakat sunda. Pandangan angklung sebagai alat musik sakral yang dipakai dalam upacara atau rangkaian ritual adat masyarakat,  mulai berubah pada tahun 1938. Saat itu seorang Daeng Soetigna, guru dari Hollandsch Inlandsche School (HIS) di Kuningan, Jawa Barat berhasil menciptakan angklung dengan instrumen nada musik modern dengan nada diatonik sehingga angklung lebih dikenal di dunia seni dan pendidikan .

Angklung juga dapat diharmonikan dengan alat musik barat modern dalam orkestra, salah satunya pertunjukan angklung yang paling terkenal adalah pada Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada tahun 1955. Bertolak dari pengalaman bersejarah tersebut ditambah pengakuan dari dunia internasional, saat ini alat musik angklung dapat memainkan berbagai jenis lagu. Mulai dari lagu daerah dan lagu-lagu perjuangan Indonesia, lagu-lagu pop modern, hingga lagu-lagu yang sudah mendunia. Dengan perkembangan pesatnya hingga saat ini, maka tidak alasan bagi kita untuk tidak ikut melestarikannya agar budaya unik tersebut dapat dikenal dari generasi ke generasi. Melalui melodi angklung, rasa cinta tanah air pun dapat semakin tumbuh lestari. 

*) dari berbagai sumber


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *