Pemuda Asal Kota Depok Kembali Juarai Lomba Pidato Bung Karno

Adalah Reihan Rasyid, remaja asal Kota Depok berusia 18 tahun berhasil menjuarai Lomba Pidato Meniru Gaya Bung Karno ke-4 tahun 2018. Reihan mengikuti jejak Syifa Fauziah, juara di tahun 2017 yang juga berasal dari Depok dan saat itu masih menjadi siswa SMK Insan Medika. Sebelum mencapai posisi terbaiknya, ternyata Reihan sudah menempuh proses dan perjalanan panjang di ajang yang bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada generasi muda ini. Sejak penyelenggaraan pertama tahun 2015, ia sudah menjadi peserta dan masuk dalam jajaran finalis.

aksi reihan berpidato diatas panggung

“Sesungguhnya toh bahwa membangun sebuah negara, membangun ekonomi, membangun teknik, membangun pertahanan adalah pertama-tama dan pada tahap utamanya membangun jiwa bangsa.” Itulah salah satu kutipan pidato Bung Karno “Nation and Character Building yang disampaikan oleh Reihan secara lantang, jelas dan penuh ekspresi. Maka tak heran jika dalam juri memberikan nilai tertinggi. Salah satu juri bahkan menilai Reihan sudah hapal dengan isi pidato dan paling baik dari peserta lainnya.

Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM) ini mengaku sudah 4 kali mengikuti lomba pidato Bung Karno. Pertama di tahun 2015, Reihan berhasil menyabet gelar juara harapan 1, lalu pada tahun 2016, ia harus puas hanya masuk 20 besar karena sedang sakit. Selanjutnya pada tahun 2017, Reihan kembali masuk dalam jajaran peraih piala, yakni juara 3. Di tahun 2018 inilah ia berhasil menduduki posisi juara satu dan memperoleh hadiah berupa Tropy dari Rumah Kebangsaan Pancasila (RKP) dan uang senilai total Rp. 20 juta, termasuk penghargaan sebagai Pemuda Hebat.

reihan menerima hadiah sebagai juara pertama lomba

Terhadap prestasinya tersebut Reihan merasa bersyukur. “Alhamdulillah saya bersyukur banget bisa mendapatkan juara satu di tingkat nasional, dan bisa mengangkat derajat nama orang tua dan juga saya bangga dengan apa yang saya inginkan dapat tercapai,” ungkapnya kepada Citra Alam. Apalagi, kompetisi dalam lomba pidato Bung Karno cukup menegangkan karena lawan-lawannya sulit untuk dikalahkan.

Selama bersekolah, Reihan mengaku tidak pernah berbicara di depan umum bahkan berpidato, termasuk saat mempresentasikan mata pelajaran. Prestasi lain hanya diperolehnya di bidang olahraga sepak bola. Baginya, keberhasilan hingga meraih prestasi seperti sekarang ini berkat bimbingan sejumlah guru,”ada pak Angga, pak Sodri, pak Imam dan pak Mendi.”

Lebih lanjut Reihan mengharapkan ajang Lomba Pidato Meniru Gaya Bung Karno tetap terselenggara setiap tahunnya. “Saya akan selalu optimis, karena menang atau kalah dalam perlombaan adalah hal yang biasa, yang terpenting saya sudah berusaha semaksimal mungkin,” tegasnya.

foto para pemenang dengan panitia lomba

Perjalanan panjang yang sudah ditempuh Reihan selama 4 tahun dengan gigih dan pantang menyerah, telah membawanya pada prestasi yang terbaik. Apa yang telah dilalui Reihan dapat menjadi contoh bahwa dalam hal apapun termasuk kompetisi, sebuah proses merupakan yang terpenting ketimbang hasil. Menang dan  kalah, apabila dicapai melalui proses yang baik, maka akan memberikan manfaat maksimal. Sebaliknya, jika proses tidak berjalan sebagaimana mestinya bahkan sarat dengan kecurangan dan saling menjatuhkan, dapat dipastikan tidak akan membawa manfaat apapun.

Ayo Pemuda Pemudi, mulai persiapkan diri untuk berkompetisi dalam Lomba Pidato Bung Karno tahun depan!!

 

Lomba Pidato Bung Karno 2018 : Semakin Berwarna, Semakin Semarak

Event tahunan Lomba Pidato Meniru Gaya Bung Karno 2018 telah terselenggara dengan meriah tanpa mengurangi kekhidmatan nya. Berbeda dengan tahun lalu, lomba yang sudah memasuki 4 tahun penyelenggaraannya ini tidak lagi hanya mencakup wilayah Jabodetabek untuk keikutsertaan peserta melainkan sudah menjaring peserta dari sejumlah provinsi di Indonesia, seperti Jawa Timur, Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat. Para peserta dari tingkat nasional itulah yang semakin menyemarakkan  penyelenggaraan lomba tingkat nasional ini.

para peserta dari luar jawa tiba di bandara

Mengambil tema “Kembali Pada Ajaran Bung Karno, Kembali Pada Jati Diri Bangsa”. Lomba Pidato ini diselenggarakan oleh Rumah Kebangsaan Pancasila, untuk memperingati 3 hari besar nasional sekaligus yakni HUT Kemerdekaan RI ke-73, Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan. Dalam lomba yang berlangsung semarak namun tetap khidmat, para peserta terlihat bersemangat mengikuti kompetisi yang penilaiannya cukup ketat oleh dewan juri. Dalam balutan setelan bernuansa putih-putih dan hitam putih, seluruh peserta menunjukkan kemampuannya berpidato dengan suara lantang penuh penjiwaan layaknya Proklamator Bung Karno.

peserta lomba pidato beraksi diatas panggung

Tahapan pelaksanaan lomba terdiri dari 2 babak yakni babak penyisihan dan babak grand final. Babak penyisihan diikuti oleh 61 peserta yang telah lolos audisi video pidato. Tema pidato yang dibacakan peserta adalah “Nation And Character Building pada babak penyisihan dan “Bung Karno Sebagai Pemimpin Besar Revolusi, Penyambung Lidah Rakyat” pada babak grand final.

Selanjutnya ke-61 peserta tersebut dinilai oleh tim juri dari unsur penjiwaan dan penghayatan, retorika atau gaya bahasa dan penampilan serta gestur (bahasa tubuh) untuk dipilih 20 finalis. Pada babak grand final, 20 finalis langsung ditunjuk untuk membacakan pidato yang telah dipersiapkan panitia.

para pemenang lomba pidato 2018

Setelah 20 finalis selesai membacakan pidato, dewan juri yang terdiri dari para pakar yang ahli di bidang seni peran dan public speaking, menentukan 5 pemenang lomba. Mereka adalah :

Reihan Rasyid dari Depok, Jawa Barat – Juara 1

Zulfa Mahbubbah, dari Jawa Timur – Juara 2

Muhammad Faisal, dari Depok, Jawa Barat – Juara 3

Andika Prasetya, Tangerang Selatan, Banten – Juara Harapan 1

Richard Fransiscus Elfin Hulu, Nias, Sumatera Utara – Juara Harapan 2

Kelima pemenang lomba mendapatkan hadiah berupa trophy dan uang senilai Rp. 5 juta sampai Rp. 20 juta, serta penghargaan sebagai Pemuda Hebat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Baik peserta yang berhasil memenangkan lomba maupun peserta yang belum berhasil tampak bersuka cita dalam acara tersebut. Selain untuk berkompetisi, mereka juga menikmati keindahan alam di Citra Alam Riverside, sebagai lokasi penyelenggaraan lomba. Selain mengikuti setiap tahapan lomba, seluruh peserta juga memperoleh pembekalan materi public speaking, leadership, serta pemahaman kebangsaan melalui tour kebangsaan di wahana Rumah Kebangsaan Pancasila.  

Mengenal Tanaman Herbal Sebagai Obat Tradisional

Mengenal tanaman herbal dan mengetahui manfaatnya pada anak itu sangat penting karena saat ini sangat jarang sekali anak-anak mengetahui ataupun menyukai tanaman herbal. Padahal tumbuhan herbal kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh. Banyak tumbuhan yang bermanfaat bagi kehidupan. Pemanfaatan bahan-bahan alam sebagai obat herbal lebih aman daripada kimia atau sintetis. Tanaman herbal merupakan obat alami sudah digunakan sejak nenek moyang untuk mengobati beberapa penyakit, kelebihannya adalah tidak menimbulkan efek samping.

Berbeda dengan perkembangan dunia medis, menyembuhkan penyakit dengan menggunakan obat kimia yang tidak membutuhkan waktu lama untuk proses penyembuhan, namun kelemahannya dapat menimbulkan resiko antara lain menimbulkan efek samping dan juga kadar dosis yang berbeda-beda tidak selalu tepat dengan kekebalan tubuh setiap manusia. Bermula dari berkembangnya penggunaan obat kimia yang semakin meningkat, kini penggunaan tanaman obat mulai ditinggalkan. Perlu adanya upaya pelestarian penggunaan tanaman obat untuk memenuhi kebutuhan dalam hal kesehatan.

agro apotek citra alam riverside

Seperti “TOGA” yang merupakan singkatan dari Tanaman Obat Keluarga. Pengenalan tanaman obat keluarga perlu diperkenalkan pada anak usia dini khususnya anak usia 10- 12 tahun, karena anak sudah mulai memahami keadaan alam sekitar dan senang berinteraksi dengan alam. Sehingga diperlukan sebuah media yang efektif untuk memperkenalkan tanaman obat keluarga kepada anak-anak usia 10-12 tahun.

Untuk itulah orang tua perlu mengenalkan jenis tanaman herbal dan khasiatnya bagi anak. Pengenalan sejak dini akan memberikan pengetahuan bahwa bukan hanya obat dari dokter saja yang bisa menyembuhkan penyakit. Berikut beberapa pengenalan mengenai tanaman obat herbal sebagai obat tradisional:

1Mengajak anak mengikuti agro apotek hidup, saat anak ikut agro apotek hidup anak akan mendapat materi tentang pengetahuan tanaman herbal melalui observasi langsung. Dengan melihat tanaman di kebun maka anak mengenal jenis, warna dan manfaat dari tumbuhan tersebut. Biarkan anak melihat dan mengenali tanaman-tanamannya. Seperti tanaman Kumis kucing, sambiloto, kunyit, temulawak, jati belanda, kencur, mengkudu atau pace, jambu biji, jahe merah, dan masih banyak tanaman lain yang mempunyai khasiat pencegahan dan penyembuhan berbagai macam penyakit.

Agro apotek di citra alam riverside

Pemanfaatan tanaman herbal bisa dari umbi, daun, biji, batang, getah, bagian tanaman lainnya atau kombinasi dari bagian tanamannya. Mulai dari tanaman yang bisa untuk obat, bisa dimasak, bahkan untuk kecantikan.

2. Mengajak anak menanam tanaman herbal di pekarangan rumah seperti tanaman toga. Setelah itu ajaklah anak anda untuk menanam tumbuhan secara bersama. Selain mengenalkan macam-macam tanaman herbal, anak juga diajarkan membudidayakan tanaman obat di pekarangan rumah. Anak akan senang dan mengingat pernah menanam tanaman itu. Kemudian ikut sertakan  anak untuk menjaga tanaman yang telah ditanamnya dengan mengajarinya menyiram, memupuk, dan merawatnya agar tidak mati. Jika sudah besar dan sudah bisa diolah, ajak anak untuk mencabutnya dan memberikan padanya.

tanaman toga

3. Ajak anak untuk melihat proses membuat jamu yang dibuat oleh ibu atau penjual jamu dan mencicipinya. Terlebih dahulu kenalkan jamu yang sedikit manis untuk anak sehingga dia mau meminumnya. Contohnya, jamu beras kencur. Aromanya yang segar dan warnanya yang seperti susu memberikan rasa penasaran pada anak. Selain, bermanfaat untuk kesehatan tubuh namun minum jamu bisa menambah nafsu makan.

proses pembuatan jamu tanaman herbal

Demikian 3 cara mengenalkan tanaman herbal sebagai obat tradisional pada anak.

Selamat mencoba !!!

*dari berbagai sumber

Tantangan Instruktur Flying Fox Hadapi Peserta

Flying Fox dianggap sebagai permainan yang juga memiliki tujuan untuk mengatasi ketegangan berlebih. Seseorang yang bermain flying fox bisa merasa lebih segar dan dapat dengan mudah melepaskan ketegangannya.  Permainan ketinggian yang dilakukan dengan cara meluncur menggunakan tali atau sling ini meskipun juga berfungsi untuk menguji keberanian, namun memiliki tingkat keamanan yang sesuai standar sehingga siapapun yang memainkannya tidak perlu khawatir atau takut.

peralatan dan instruktur flying fox

Selama peserta dalam wahana permainan flying fox mentaati peraturan dan instruksi dari para instruktur, maka permainan pun dapat berjalan lancar dan tidak ada masalah keamanan yang perlu dikhawatirkan. Oleh karena itu penting bagi instruktur untuk memiliki keahlian dan kemampuan tertentu agar dapat memberikan arahan serta panduan dengan baik selama permainan. Bahkan diperlukan juga kemampuan untuk memahami kondisi psikologi setiap pesertanya. Contohnya ketika ada seorang peserta yang harus menghadapi rasa takutnya pada ketinggian, tapi tetap merasa penasaran ingin mencoba permainan ini. “Itulah tantangan yang harus dihadapi para instruktur, khususnya yang menangani permainan flying fox”, kata Leader Instruktur Citra Alam Riverside, Saiful Anwar.

flying fox dewasa seaside

Saiful Anwar yang biasa disapa Away ini pun menceritakan bagaimana ia harus menangani seorang peserta outbound yang mengalami takut ketinggian saat permainan flying fox. “Butuh waktu sekitar 1 jam lamanya untuk meyakinkan ibu tersebut agar berani meluncur di lintasan flying fox. Dia sempat menyerah dan gemetaran dan saya menyarankan untuk tidak melakukannya jika ragu,” tutur Away. Namun ibu tersebut tetap bertekad mengalahkan rasa ketakutannya. Away menambahkan, ia dan beberapa teman instruktur sudah memiliki standar prosedur penanganan untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi pada peserta flying fox yang punya rasa takut. “Ada 2 kemungkinan, peserta tersebut melepaskan pegangannya pada tali di tengah perlintasan dan pingsan, atau pingsan saat tiba di titik pendaratan. Dikhawatirkan juga saat mulai meluncur, peserta tersebut merasa takut dan menarik trainer,” ungkapnya. Tim instruktur flying fox sudah memiliki SOP (Standart Operational Prosedur) yang bisa dijalankan dalam kondisi darurat.

flying fox anak-anak Lakeside

Pengamanan yang sesuai standart sehingga membuat peserta termasuk pemula merasa lebih aman dan nyaman selama bermain flying fox, menjadikan permainan tersebut masuk sebagai salah satu permainan untuk mengatasi takut ketinggian seperti saat mempelajari hypnoterapi, maka kita justru akan dihadapkan pada sumber permasalahan. Misalnya mengalahkan rasa takut dengan menghadapi ketakutan itu sendiri.

Satu hal yang menjadi perhatian para trainer terhadap peserta flying fox adalah berat badan peserta. Untuk flying fox peserta dewasa, bisa dilakukan seorang diri. Sedangkan untuk anak-anak, apabila berat badan masih dibawah 25 kilogram, maka permainan harus dilakukan secara tandem bersama guru, orang tua pendamping atau fasilitator outbound. Ketentuan bagi peserta anak-anak itu penting untuk diperhatikan guna meminimalisir kemungkinan terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti perasaan panik yang bisa saja terjadi pada anak-anak saat perlintasan.

Bentuk tanggung jawab seorang instruktur outbound khususnya trainer untuk permainan flying fox, tidak hanya saat permainan berlangsung. Sebelum dan sesudahnya, mereka juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan peralatan yang digunakan dalam kondisi baik dan aman digunakan. Sedikit saja terdapat masalah dalam peralatan akan membahayakan peserta dan kredibilitas penyedia wahana permainan itu pun menjadi taruhannya. Meski demikian, pengalaman yang memotivasi banyak orang agar memiliki keberanian dan mengalahkan rasa takut juga tak kalah berharga bagi para instruktur.   

 

 

Libur Akhir Tahun Yang Bermanfaat

Tidak terasa sebentar lagi kita berada di penghujung tahun 2018, rasanya waktu berjalan begitu cepat. Tentunya doa dan harapan kita adalah tahun berikutnya harus lebih baik dari tahun lalu. Begitu pula untuk mengisi libur akhir tahun bersama orang-orang terdekat menjadi harapan semua orang apalagi bagi kita yang susah sekali memiliki quality time karena kesibukan masing-masing. Libur akhir tahun jadikan kesempatan untuk menghabiskan banyak waktu bersama orang-orang tercinta. Berbagai kegiatan bisa dilakukan bersama orang-orang tercinta, berikut ini mengisi libur akhir tahun yang bermanfaat:

1. Games-games menarik

Dengan menyelenggarakan kegiatan outbound games-games menarik dapat dimainkan baik permainan ringan, permainan yang membutuhkan kekuatan fisik, permainan basah-basahan, berlumpur atau permainan yang biasa. Permainan ini sebagai sarana untuk memperkuat tali silaturahmi sehingga mempererat hubungan kekeluargaan. Permainan yang fun, menarik, seru, dan menyenangkan mampu memberikan penyegaran bagi anda yang selalu disibukkan dengan aktivitas sehari-hari serta bagi anda yang jarang mempunyai waktu bersama dengan keluarga.

Team building citra alam riverside
4Bermalam di tenda bersama keluarga tercinta

Bermalam di tenda bersama keluarga tercinta sambil menikmati udara malam hari pastinya akan menjadi moment yang tak bisa anda lupakan sepanjang hidup. Belum lagi jika anda mendirikan api unggun karena udara di alam pastinya sangat dingin. Sembari menyalakan api unggun anda dapat membakar jagung, ubi, ikan, dan lain-lain untuk teman duduk saat bersama orang-orang tercinta.Camping dan api unggun di citra alam riverside

3Berkebun bersama

Menghabiskan akhir tahun tidak harus dengan liburan mewah tapi dengan sesuatu yang bermanfaat dan tentunya juga menyenangkan. Berkebun bersama merupakan salah satu cara menghabiskan libur akhir tahun yang bermanfaat. Dengan berkebun bersama akan menambah pengetahuan tentang alam dan banyak mengenal jenis-jenis tumbuhan, tanaman obat maupun sayuran. Ilmu tentang alam ini bagus sekali untuk anda yang memiliki buah hati masih kecil sehingga anak akan lebih mengenal lingkungan sekitar dengan baik serta banyak sekali nilai-nilai edukasi bagi si kecil.

citra alam riverside

4Jauhkan diri dari gadget

Libur akhir tahun merupakan waktu bebas bagi anda dan keluarga jadi untuk sementara waktu jauhkan diri anda dari gadget dan tugas-tugas keseharian anda. Supaya libur akhir tahun dapat anda nikmati bersama orang-orang tercinta, dan untuk mengabadikan moment kebersamaan anda jangan lupa membawa camera. Segera rencanakan libur akhir tahun dan dapatkan harga spesial, jangan sampai ketinggalan.

 

Semangat Persatuan Yang Takkan Pernah Padam

90 tahun sudah sejak para pemuda-pemudi berikrar dalam Kongres Pemuda ke-2 yang momentumnya hingga kini dikenal sebagai Hari Sumpah Pemuda. Mulai saat itu, banyak sekali hal yang mewarnai perjalanan Indonesia. Perjuangan mengusir penjajahan sampai diraihnya kemerdekaan, berbagai upaya untuk tetap mempertahankan kemerdekaan serta dimulainya pembangunan di segala bidang. Seiring berjalannya waktu, terciptalah generasi-generasi yang menjalankan dan meneruskan pembangunan di negeri ini. Perjalanan dalam mengisi kemerdekaan itu juga mengalami berbagai perkembangan zaman bersamaan dengan kemajuan teknologi yang semakin cepat. Namun demikian kobaran semangat persatuan yang dilahirkan dari Sumpah Pemuda, seolah takkan pernah padam.

gerbang bhinneka tunggal ika bogor

“Pemuda adalah generasi bangsa, lahirnya sumpah pemuda adalah tiang kokoh bagi perjuangan bangsa saat itu. Lantas apa yang harus dilakukan pemuda zaman now bagi NKRI yang telah merdeka?” Itulah pertanyaan Maria, mahasiswa Universitas Artha Wacana, Kupang dalam komentarnya pada postingan tentang sumpah pemuda di sebuah akun sosial media.

“Sejatinya pemuda zaman sekarang harus bisa melawan penggunaan narkoba, memerangi korupsi, dan menolak paham radikal,” lanjut Maria yang juga menjelaskan bahwa Sumpah Pemuda adalah awal bersatunya para pemuda setanah air yang merasa senasib dalam menghadapi penjajahan. Menurut Maria, semangat membara untuk bersatu mengusir penjajah itulah yang harus diteruskan oleh generasi muda sekarang ini.

Jika melihat kembali sejarahnya, Sumpah Pemuda merupakan tonggak terbentuknya bangsa Indonesia yang memiliki keinginan luhur untuk terbebas dari penjajahan. Tekad kuat bersatu melawan penjajahan itu tertuang dalam ikrar yang dihasilkan pada kongres pemuda kedua. Peserta kongres adalah perwakilan organisasi pemuda dari seluruh wilayah di Indonesia seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Batak, termasuk perwakilan dari Papua. Ikrar berbunyi : Pertama, Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Kedua, Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia. Ketiga, Kami Putra dan Putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

replika WR Soepratman memainkan indonesia raya

Selain menghasilkan ikrar yang oleh para pemuda disebut sebagai Sumpah Setia, ada semangat Indonesia Raya dalam kongres pemuda itu dengan diperdengarkannya lagu Indonesia Raya karya WR. Supratman. Lagu yang kini menjadi Lagu Kebangsaan tersebut untuk pertama kalinya dimainkan dengan biola tanpa syair. Semangat Indonesia Raya itulah yang menjadi  bekal perjuangan menuju negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Selanjutnya pada tahun 1959, pemerintah menetapkan tanggal 28 Oktober sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Berbagai ajakan agar para pemuda menjadi pemersatu bangsa banyak disampaikan dalam channel sosial media twitter berhastag #sumpahpemuda2018 . “Semangat pemuda sekarang berjuang mewujudkan cita-cita dan menjadikan negeri ini tetap damai walau berbeda-beda,” yang diposting seorang siswa SMA bernama Ermanto. Selain itu pemilik akun bravolima arie dalam akunnya mengajak untuk terus menjaga toleransi, budaya dan kebhinekaan NKRI. Ada juga musisi Addie MS yang mengibaratkan bangsa Indonesia seperti orkes besar yang terdiri dari beragam instrumen, ada yang digesek, dipetik, ditiup dan dipukul. Namun dari perbedaan cara memainkan alat musik tersebut bisa menghasilkan 1 kesepakatan hingga menjadi kekuatan yang dahsyat.

gambaran keberagaman indonesia dalam lukisan

Ikrar Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa Indonesia dalam Sumpah Pemuda terbukti  berhasil merekatkan bangsa Indonesia dalam satu atap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan terus mengobarkan semangat persatuan dalam Sumpah Pemuda, berarti  kita sebagai generasi penerus sudah ikut berperan serta menjaga kesatuan dan persatuan. Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika sudah lebih dari cukup untuk menjadi pedoman dalam menjaga kesatuan dan persatuan itu demi cita-cita mewujudkan masyarakat Indonesia adil dan makmur.

*)dari berbagai sumber 

Games Team Building Bakiak Race

Masih ingat dengan permainan tradisional zaman dulu yang digandrungi oleh anak-anak? Permainan ini cukup populer pada masanya meskipun saat ini terkesan asing karena tergeser oleh budaya-budaya modern. Bakiak race adalah permainan tradisional yang pastinya sudah tidak asing lagi bagi kita semua apalagi kita yang tinggal di pedesaan pasti sudah tahu karena bakiak merupakan permainan yang biasa dimainkan sehari-hari.

Berjalannya waktu permainan bakiak race hanya dimainkan saat perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia saja oleh anak-anak, remaja maupun dewasa, permainan bakiak ini dimainkan secara berkelompok. Permainan bakiak race ini masih tetap seru dan asyik dimainkan, karena permainan ini juga menguji ketangkasan masing-masing individu dalam setiap kelompok dan kekompakan untuk memenangkan permainan.

games team building citra alam

Bakiak race ini juga pernah dimainkan oleh salah satu PT. Indoferro Cilegon-Banten dalam kegiatan Outbound & Team Building di Citra Alam Riverside, Cisarua, Bogor. Bakiak race juga sering dimainkan dalam kegiatan outbound karena permainan ini bertujuan untuk melatih kerjasama (teamwork), dan juga kepemimpinan (leadership).

Bakiak Race merupakan salah satu permainan outbound yang sangat menarik. Peserta yang tergabung dalam satu kelompok kecil berjumlah kira-kira 3-5 orang harus memakai sandal kayu yang panjang atau populer disebut bakiak dan bersaing dengan kelompok lainnya untuk lebih cepat mencapai garis finish. Tujuan dari permainan ini adalah untuk meningkatkan kekompakan dan kebersamaan dalam langkah, perasaan, tujuan dan harapan dalam menaklukan sebuah tantangan.

games team duilding citra alam

Peralatan

Peralatan yang dibutuhkan dalam permainan bakiak race ini relatif sederhana. Kita hanya menyediakan sebuah kayu berukuran sekitar 1,5 meter yang sudah dirapikan dan di atasnya diberikan pengait telapak kaki yang terbuat dari karet ban. Agar lebih menarik, alat tersebut bisa kita beri warna-warna yang cerah untuk lintasan dan titik finishnya bisa menggunakan tali rafia. Jangan lupa, karena permainan bakiak race merupakan jenis permainan kompetisi maka kita juga harus menyiapkan peralatan P3K terutama obat-obatan untuk luka luar.

Cara Bermain

Prosedur permainan ini hampir sama dengan jenis permainan kompetisi lainnya, yaitu ;

1. Fasilitator Outbound menyediakan bakiak untuk 2-4 kelompok yang akan bertanding, disesuaikan dengan jumlah peserta yang akan bertanding. Sebelum memulai permainan pastikan alat dan lahan kegiatan tersebut sudah aman, artinya sudah tidak ada potongan kayu yang tajam atau paku yang masih menonjol.

2. Apabila jumlah peserta terlalu banyak, bisa dilakukan rotasi dengan jenis permainan lainnya.

3. Tim atau kelompok yang paling cepat menyentuh garis finish tanpa melanggar aturan maka ditetapkan sebagai pemenang.

Mau tahu bagaimana keseruan games bakiak race? Lihat video berikut ini:

Berkarya dan Berprestasi Menembus Keterbatasan Fisik

Setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, baik berupa sifat, kepribadian, karakter, termasuk kondisi fisik. Mereka yang terlahir atau karena penyebab tertentu memiliki kondisi fisik yang tidak sempurna, sudah pasti memiliki sisi lain yang bisa menjadi kelebihannya. Bahkan mereka mampu menembus keterbatasan fisik untuk bisa berkarya dan berprestasi lebih gemilang. Seperti apa prestasi dan karya gemilang yang berhasil ditorehkan itu?

Suksesnya Asian Paragames 2018 dan mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia di dunia internasional, menjadi buktinya.  Ajang yang berlangsung selama 8 hari pada tanggal 6-13 Oktober 2018 ini membawa kontingen Indonesia sebagai tuan rumah menempati urutan ke-5 dalam perolehan medali dengan 37 emas, 47 perak dan 51 perunggu. Pencapaian yang luar biasa itu memunculkan harapan lebih khususnya untuk kesetaraan bagi penyandang disabilitas khususnya di beberapa aspek seperti transportasi, pendidikan dan lapangan pekerjaan.  “Harapan saya dengan adanya ini masyarakat biasa terbuka mata hatinya bahwa disabilitas bisa mengharumkan bangsa,” kata Arjuna, salah satu penonton penutupan Asian Para Games yang hadir menggunakan kursi roda, bersama teman-temannya yang juga memiliki kebutuhan khusus.

ilustrasi asian para games 2018

Arjuna menjelaskan, harapan adanya kesetaraan harus mulai diwujudkan misalnya dalam hal penyediaan sarana transportasi yang ramah disabilitas. “Saya coba sendiri di Jakarta dan belum begitu ramah terutama dari transportasi, kereta dan angkutan umum lainnya. Saya pulang pergi naik kereta memang belum begitu akses. Masih sulit kami harus desak-desakan dengan orang normal, walaupun sudah ada tulisan untuk disabilitas,” ungkapnya seperti diberitakan detik.com.

Dalam Asian Para Games 2018, 4 cabang olahraga menjadi tambang emas bagi Indonesia yakni cabang olahraga atletik, catur, lawn bowls dan para tenis meja. Jumlah terbanyak perolehan medali emas dicatatkan oleh para atlet dalam cabang olahraga catur yakni 11 emas. Selain prestasi para atlet, ada juga hasil karya yang juga membanggakan dalam event tersebut. Ada 5 fotografer berkebutuhan khusus yang terlibat untuk mengabadikan momen berharga para atlet. Mereka adalah Christianto Harsadi, Clara Vania Puspita, Lalu Syena Z, Alkautsan W dan Ivan Octa Putra. “Saya menyadari makna disabilitas itu adalah seorang yang melihat hambatan penyandang disabilitas dalam keterbatasan, bukan penyandang disabilitas yang menghambat mereka”, kata Christianto Harsadi, yang tergabung dalam tim field worker Divisi Media dan PR Inapgoc (organisasi penyelenggara Asian Para Games 2018).

aksi fotografer anto mengabadikan momen di arena

Pria yang akrab dipanggil Anto ini berkesempatan mengabadikan momen di berbagai cabang olahraga Asian Para Games. Baginya, cabang olahraga yang paling berkesan untuk dipotret antara lain renang dan voli duduk. Ia mengajak teman-teman disabilitas lain untuk lebih percaya diri. “Teman-teman disabilitas lain harus bisa lebih percaya diri. Percayalah bahwa diri kalian itu keren dan kita semua bersaudara,” tegasnya (kompas.com 11/10/2018).

foto atlet balap sepeda asian para games 2018

Kehadiran kejuaraan sebesar Asian Para Games 2018 memberi jalan bagi para penyandang disabilitas untuk tetap semangat dalam menjalani hidup. Dalam ajang tersebut tak ada halangan dan rintangan bagi mereka untuk berjuang mencapai impian melalui dunia olahraga. Selain itu juga memberi kesempatan pada penyandang disabilitas selain atlet untuk berkarya dan bisa bermanfaat bagi sesama maupun masyarakat luas. Seperti yang diungkapkan Asep Sutisna salah seorang atlet peserta, “Jangan pernah merasa ragu atau malu. Dimana ada kemauan, disitu ada jalan.”

*)dari berbagai sumber

 

Pentingnya menumbuhkan karakter anak

Seperti yang sering kita lihat bahwa anak-anak sekarang banyak yang kehilangan jati diri mereka, khususnya anak remaja yang memiliki sikap arogan bahkan tak jarang tersangkut kasus kriminalitas. Peristiwa seperti ini menjadi tanggung jawab besar bagi orang tua dalam mendidik anak. Karena orang tua adalah guru pertama bagi anak-anak sebelum menempuh bangku pendidikan. Pengawasan ketat memang harus dilakukan demi menjaga anak kita dari hal-hal yang tidak baik. Apalagi sampai terjerumus dalam lembah hitam. Nah, menumbuhkan karakter anak sejak usia dini memang sangat penting demi masa depan gemilang anak.

1Melatih anak mengontrol emosinya

Anak-anak sering menghadapi persoalan mengontrol emosi terlebih pada remaja seperti sekarang ini. Meredam emosi memang bukan hal yang mudah bahkan orang dewasa sekalipun. Namun, kita sebagai orang tua sangat perlu dalam membantu anak untuk mengontrol emosinya. Karena orang tua merupakan media pembelajaran utama bagi anak, oleh sebab itu anak harus mampu belajar mengelola emosi dan orang tua sebaiknya juga bisa mengelola emosinya sendiri. Contohnya adalah dengan menunjukan sikap dewasa dalam menghadapi masalah tanpa harus marah dan meledak-ledak. Serta beri tahu bagaimana mengelola emosi dengan cara mengungkapkan kemarahan dalam bahasa yang jelas dan tegas tanpa rengekan dan ledakan.

pendidikan karakter pada anak

2Melatih anak membuat keputusan sendiri

Melatih anak-anak untuk membuat keputusan sendiri dengan hal-hal sederhana seperti saat membawa anak ke Mall dan mempersilahkan anak memilih sendiri apa yang anak inginkan. Karena sebagian orang tua langsung membeli mainan atau baju sesuai dengan seleranya padahal anak belum tentu menyukai barang-barang tersebut. Maka sebaiknya jika ingin memberikan sesuatu kepada anak tanyakan terlebih dahulu kepada anak anda. Apakah dia menyukai hal tersebut atau tidak dengan begitu ada dua hal positif yang bisa tumbuh dalam diri anak yakni dengan mengambil keputusan sendiri anak akan belajar menjadi pribadi yang percaya diri dan menjadi pribadi bertanggung jawab.

3Melatih empati pada anak

Kapan waktu yang tepat mengajarkan rasa empati pada anak? Melatih rasa empati kepada anak sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Sebelum menginjak usia 5 tahun tidak ada salahnya apabila seorang anak mulai diajarkan perilaku baik kepada orang lain sehingga anak terbiasa melakukan hal-hal baik sejak dini. Ajarkan anak untuk peka terhadap kondisi di sekitarnya terlebih saat orang lain berbuat baik kepadanya.

agro apotek citra alam riverside

4. Melatih moral pada diri anak

Orang tua sangat perlu memahami cara menanamkan nilai moral pada anak yang paling efektif. Supaya karakter anak mudah dibentuk dan anak memahami segala sesuatu yang berhubungan dengan karakter. Terutama di zaman now seperti sekarang ini dimana pengaruh teman atau media sosial sangat berpengaruh besar terhadap karakter anak. Sehingga anak lupa dengan jati diri mereka dan moral menjadi tidak baik. Maka dari itu, mulai sejak dini anak-anak perlu dilatih untuk mengenai sikap kejujuran, disiplin, menghormati sesama, simpati, dan lainnya sehingga karakter anak sudah terbentuk dengan baik.

5Melatih anak memahami dirinya sendiri

Di usianya yang masih muda atau balita anak-anak belum bisa sepenuhnya mengenali dirinya sendiri. Disinilah bantuan anda diperlukan untuk membantunya belajar mengenali dirinya sendiri mulai dari mengenalkan identitas dirinya karena biasanya anak yang masih kecil hanya tahu nama depannya saja bukan nama lengkapnya. Nah, disini peran orang tua sangat dibutuhkan untuk membantu anak dalam mengucapkan nama aslinya. Dengan demikian anak akan paham bahwa dirinya punya sebuah panggilan yang membedakannya dengan orang lain. Ketika anak bertemu dengan temannya, ia juga akan paham, bahwa teman-temannya punya nama masing-masing. 

Merancang Liburan Keluarga Seru Dan Bermanfaat

Setiap tahun, liburan panjang pasti menjadi saat yang paling ditunggu. Dalam setiap tahunnya, ada 2 waktu liburan yang dinanti yakni liburan hari raya, dan liburan akhir tahun. Liburan hari raya biasanya berbarengan dengan liburan kenaikan kelas sekolah yakni pada rentang Mei hingga Juli, sementara libur akhir tahun juga bersamaan dengan liburan akhir semester 1 sekolah yaitu pada Desember hingga Januari.   

Meskipun liburan merupakan salah satu cara untuk menyegarkan diri dari padatnya rutinitas sehari-hari, namun akan lebih baik jika dilakukan secara terencana. Tujuannya adalah agar liburan bisa dinikmati bersama keluarga tanpa harus mengalami kehabisan tiket transportasi, hotel atau penginapan, serta suasana lokasi wisata yang padat dengan pengunjung. Bentuk perencanaan yang bisa dilakukan seperti memilih kegiatan seru outdoor yang bisa dilakukan bersama dengan keluarga. Bahkan tak hanya menarik, unsur mendidik pun juga perlu tetap diperhatikan agar seluruh anggota keluarga mendapatkan manfaat dari masa liburan. Kegiatan outdoor seru dan bermanfaat yang dapat mengisi liburan seperti :

Outbound

Sebuah proses belajar yang diperoleh melalui permainan simulasi kegiatan petualangan dan kerjasama tim dalam lingkungan yang alami sekaligus kesempatan untuk melampaui batas-batas fisik, intelektual dan emosional seseorang.

outbound flying fox citra alam riverside

Camping

Kegiatan bermalam di alam terbuka dengan menggunakan fasilitas seadanya ini bertujuan untuk melatih kemandirian serta mendekatkan diri pada alam.

camping liburan di citra alam seaside

Wisata alam

Mengunjungi tempat-tempat liburan bernuansa alam dengan udara yang masih bersih dan segar serta melakukan berbagai kegiatan edukasi di alam terbuka.

mengenal alam lewat agro wisata

Berkreasi dengan tanah liat

Mengajak anggota keluarga mengikuti kegiatan berkreasi dengan tanah liat, dapat memberi pengetahuan baru  mengenai manfaat sumber daya alam bagi kehidupan.  

mengukir hasil karya dari tanah liat

Belajar membatik dan Melukis Kaos

Pengalaman dalam mengguratkan malam menggunakan canting diatas kain, akan memberikan kesan tak terlupakan. Dengan teknis hampir sama dengan membatik, melukis kaos bisa menjadi alternatif kegiatan yang lebih sederhana. 

melukis kaos cara sederhana guratkan warna di kain

Gathering

Acara berkumpul bersama keluarga, kerabat dan teman seperti silaturahmi, arisan keluarga, reuni, dll.  

berkumpul bersama rekreasi di pinggir pantai

Lima kegiatan outdoor seru dan bermanfaat untuk mengisi liburan itu dapat ditemukan di 3 lokasi Citra Alam. Dengan diskon menarik yang berlaku mulai 25 Desember 2018 hingga 1 Maret 2019, siapapun bisa mengikuti berbagai kegiatan seru dan bermanfaat, dengan harga terjangkau.