Tahukah anda? Bahwa di sekitar kita banyak sekali sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan untuk membuat suatu karya seni yang bernilai tinggi. Memiliki karya yang cukup unik dan kreatif merupakan keinginan banyak orang. Apalagi jika karya tersebut merupakan kerajinan tangan yang memiliki nilai seni yang tinggi. Kita bisa membuat kerajinan tangan tersebut dengan tanah liat.

Tanah liat merupakan bahan alami yang terdapat dari alam yang memiliki tekstur lunak dan mudah dibentuk. Tanah liat berasal dari pelapukan kerak bumi yang sebagian besar tersusun oleh batuan feldspatik, granit, dan batuan beku. Kerak bumi yang terdiri dari unsur silikon, oksigen, dan aluminium. Aktivitas panas bumi membuat pelapukan batuan silika oleh asam karbonat, dari situlah terbentuknya tanah liat.

Kerajinan tangan merupakan hasil karya yang dibuat dengan keterampilan tangan baik secara individu maupun berkelompok. Berbagai jenis kerajinan tangan di Indonesia ini, mulai yang berasal dari bahan alami hingga yang dibuat dengan memanfaatkan bahan daur ulang, seperti kertas, sabun, dan botol plastik.

Berkreasi dengan tanah liat tidak ada batasan usia, bisa dilakukan mulai anak-anak sampai orang dewasa. Kegiatan ini memiliki tujuan utama yang pertama untuk edukasi, dalam hal ini anak-anak belajar untuk berkreasi menuangkan ide mereka serta imajinasi mereka menjadi bentuk-bentuk tertentu dengan media tanah liat. Kemudian yang kedua rekreasi, dengan ikut serta dalam pelatihan keramik, diharapkan anak-anak dapat berelaksasi sejenak dari kegiatan belajar mengajar sekaligus menghasilkan sebuah karya.

Dengan bahan sederhana kita bisa menciptakan karya-karya yang memiliki daya tarik tersendiri. Semakin banyak kreativitas yang kita tuangkan dalam karya semakin sadar bahwa kekayaan alam ini banyak yang bisa bermanfaat. Dengan tanah liat kita bisa membuat macam-macam gerabah dan pernak pernik yang bisa dijadikan hiasan rumah.

citra alam hasil keramik

Bagaimana dengan anda, mau mencoba membuatnya dan mengeluarkan potensi keterampilan anda menggunakan tanah liat?.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *