Sebagai kegiatan yang banyak memberikan manfaat dan juga menyenangkan, outbound kini menjadi kegiatan yang kian digemari. Jika menilik kembali pada sejarahnya, Outbound yang merupakan rangkaian permainan untuk membentuk karakter seseorang dan membangun soliditas tim ini awalnya diperuntukkan bagi dewasa. Namun seiring perkembangannya, banyak sekolah yang memasukkan outbound dalam agenda outing tahunan.

Sekolah yang sering menggelar acara outbound  mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA. Outbound biasanya menjadi kegiatan untuk mengisi acara-acara tertentu seperti perpisahan sekolah, LDKS, perkemahan pramuka, atau ekstrakurikuler.

Permainan dalam outbound tersebut juga bermacam-macam dan disesuaikan dengan usia siswa. Seperti :

  1. Pesan Berantai

Permainan ini dilakukan oleh kelompok yang terdiri dari beberapa peserta, maksimal 5 orang. Cara bermain bisa dilakukan dengan menggerakkan anggota tubuh tanpa berbicara atau dengan berbisik. Permainan pesan berantai dapat melatih imajinasi anak untuk menuangkannya dalam gerakan, melatih daya ingat dan menumbuhkan kreativitas.

  1. Berjalan diatas tali

Dalam permainan ini biasanya ada yang berani tapi ada juga yang takut terjatuh. Asalkan berpegangan dan bisa menjaga keseimbangan, maka anak dapat menyelesaikan tantangan ini. Selain untuk melatih koordinasi tubuh, berjalan diatas tali dapat membantu melatih keberanian dan keseimbangan.

  1. Merayap di Lintasan Lumpur

Pada permainan ini dilakukan dengan mengadu cepat merayap di atas tanah yang berlumpur dengan rute dan garis finish yang sudah ditentukan. Siapa yang bisa mencapai garis finish tercepat, dialah pemenangnya. Disini anak tidak boleh takut kotor dan dapat belajar disiplin serta bersungguh-sungguh dalam bersikap.

4. Spider web

Permainan yang menggunakan jaring dari tali yang menyerupai sarang laba-laba ini bisa dimainkan oleh anak-anak hingga dewasa. Ukuran jaring dan ketinggiannya tentu saja disesuaikan untuk anak dan orang dewasa.

Dalam permainan ini peserta diajak untuk membangun kerjasama tim lewat komunikasi dan koordinasi setiap pesertanya.

melintasi jaring-jaring tali dalam spider web

5. Flying fox

Meluncur dari ketinggian tertentu merupakan hal baru bagi anak-anak. Meski jarak lintasan dan ketinggiannya disesuaikan dengan usia mereka, namun mengikuti permainan tersebut sangatlah menantang. Flying fox khusus untuk anak bisa dilakukan oleh 2 anak (tandom) pada setiap perlintasannya. Permainan ini selain akan melatih keberanian, juga bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan tak terlupakan bagi mereka. Meski mungkin ada beberapa anak yang takut untuk mencobanya.

Sesuai namanya, kegiatan yang juga sering dianggap sebagai olahraga ini dilakukan di alam terbuka sehingga anak-anak dapat lebih dekat mengenal alam. 

Mereka juga dapat melatih kedisplinan, keberanian, sportivitas, dan jiwa kepemimpinan. Untuk menunjang kegiatan belajar dan aktivitas mereka lainnya, berbagai permainan dalam outbound efektif melatih motorik kasar.

Selama mengikuti outbound, ada yang boleh didampingi orang tua dan ada juga yang tidak. Namun anak akan dibimbing dan didampingi oleh para instruktur. Bagi para instruktur mengarahkan pelaksanaan outbound anak tentu akan lebih sulit dibanding orang dewasa karena bimbingan dan pengawasannya lebih ketat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *