Pemberlakuan masa new normal masih memberikan  pembatasan kepada masyarakat sehingga aktivitas tidak bisa berjalan maksimal seperti pada saat sebelum pandemi. Akibatnya banyak yang merasa jenuh karena masih harus menghabiskan banyak waktu dirumah. Tetapi pasti ada saja kegiatan positif  yang bisa dilakukan. Membuat  kerajinan keramik dari tanah liat adalah salah satunya. 

Semenjak penerapan new normal, kegiatan membuat keramik dari tanah liat menjadi pilihan untuk mengisi waktu disela aktivitas yang masih belum berjalan maksimal. Seperti para siswa kelas 6 SDIT Al Fikroh yang mendapat tugas belajar daring dari guru walikelas untuk membuat karya berupa celengan dari tanah liat. 

Membuat keramik berbentuk celengan
Celengan keramik prakarya belajar daring

Ada juga beberapa keluarga yang ingin refreshing di alam terbuka sambil mengisinya dengan mengikut pelatihan membuat kerajinan keramik. Untuk saat ini lokasi Citra Alam yang memfasilitasi kegiatan pelatihan keramik secara lengkap adalah Citra Alam Lakeside di kawasan Situ Gintung, Ciputat. Pesertanya pun dari berbagai usia dari anak-anak hingga lansia. 

Dibutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam membuat kerajinan keramik
membuat kerajinan keramik tidak mengenal batasan usia

Dibutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam membuat kerajinan ini. Agar hasilnya juga bisa menjadi karya yang indah, pengerjaannya pun harus melalui berbagai tahapan. Namun tentu saja tergantung kebutuhan dari si pembuat keramik apakah mereka akan melalui semua tahapan proses hingga akhir atau hanya sampai pada tahap pengeringan. 

Masa new normal merupakan masa untuk menyesuaikan diri dalam menjalani aktivitas kembali ditengah masih merebaknya virus covid-19. Dalam kegiatan membuat keramik dari tanah liat ini tentu saja harus mengikuti protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari keramaian dan rajin mencuci tangan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *