Banyaknya  fun games yang harus diikuti para siswa tetap tidak menyurutkan semangat dan kegembiraan mereka. Sementara para guru dan orang tua menggelar acara bebas. Beberapa orang tua siswa berkaraoke sambil foto bersama di aula, sebagian lagi menyaksikan putra/putri mereka mengikuti fun games. Sedangkan para guru berbincang-bincang di kantin sambil  mencicipi kuliner khas Citra Alam. 

Di arena fun games, setiap kelompok peserta secara bergantian sudah mulai menuju ke lokasi tarik tambang lumpur. Permainan yang akan mengotori baju peserta dengan lumpur ini menjadi pamungkas dari rangkaian fun games.

Setelah bermain tarik tambang lumpur, para siswa menuju sungai kecil yang khusus dibuat untuk membilas pakaian yang kotor terkena lumpur. Instruktur memang belum memperbolehkan mereka mandi dan berganti pakaian bersih, karena masih ada beberapa permainan lagi yang harus diikuti. Permainan menantang yang ditunggu-tunggu para siswa.

permainan tarik tambang lumpur di acara perpisahan sekolah

Permainan flying fox dan rafting donat selalu menjadi favorit di Citra Alam Riverside. Dalam permainan tersebut, para peserta diuji keberaniannya. Tentu saja dengan standar keamanan yang menjamin keselamatan dan kenyamanan anak-anak.

Permainan pertama adalah rafting donat. Para siswa berbaris sesuai kelompok masing-masing untuk mendengarkan pengarahan para instruktur berkaitan dengan keselamatan, serta penggunaan alat saat permainan berlangsung.

Alat yang digunakan dalam rafting donat di Citra Alam adalah sebuah ban berukuran besar yang memuat 1 peserta. Secara bergiliran, peserta yang sudah memakai perlengkapan keamanan duduk diatas ban tersebut. Sambil berpegangan pada tali yang telah tersedia, mereka melintasi sungai dengan jarak sekitar 200 meter.

Di sejumlah titik lintasan, terdapat kru Citra Alam yang siap menjaga keamanan dan keselamatan peserta. Butuh waktu cukup lama untuk menunggu giliran, karena dalam 1 kali lintasan, hanya 4 peserta yang turun ke sungai. Ditambah harus menunggu para kru membawa kembali ban dan alat perlengkapannya, dari tempat berakhirnya lintasan ke  tempat perlintasan dimulai.

arung jeram lintasi sungai ciliwung

Siswa yang sudah melakukan rafting donat, langsung menuju tempat flying fox. Secara bergiliran pula mereka melakukan berbagai persiapan dibantu oleh kru Citra Alam. Dengan standar keamanan yang full body harness, setiap peserta akan meluncur dengan ketinggian sekitar 15 meter dan panjang lintasan yang mencapai 300 meter. Agar tidak terlalu lama menunggu giliran, setiap peluncuran masing-masing diikuti oleh 2 siswa.

flying fox citra alam riverside

Ekspresi gembira terpancar dari wajah setiap siswa selama mengikuti kegiatan rafting dan flying fox. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang akan  mereka kenang seumur hidup. Setelah bermain flying fox, para siswa segera mandi untuk membersihkan diri dan berganti pakaian di toilet yang banyak tersedia di sejumlah titik area Citra Alam. Dengan air yang mengalir deras pada setiap ruang toilet, memudahkan anak-anak untuk mandi dengan bersih dan cepat.

Jam menunjukkan pukul 6 sore ketika seluruh permainan berakhir. Tidak lama kemudian seluruh siswa beserta para guru dan orang tua sudah berkumpul di tempat yang telah ditentukan, untuk persiapan pulang. Seperti saat baru tiba di area Citra Alam, kami pun kembali berjalan kaki menuju tempat parkir bus. Ada juga yang menggunakan mobil jemputan yang telah disediakan.

Pengalaman saat mengikuti kegiatan bersama siswa, para guru dan sesama orang tua di Citra Alam yang memiliki panorama indah dan fasilitas lengkap, sangat berkesan dan menyenangkan. Berharap tahun-tahun selanjutnya, bisa berkegiatan lagi di area Citra Alam .

Artikel ini merupakan bagian kedua dari cerita Acara Perpisahan Sekolah di Citra Alam yang ditulis oleh Diniarini — karyawan kantor pusat Citra Alam yang juga orang tua murid dari siswi kelas 6, Sekolah Sudimara 7 Ciledug, Kota Tangerang. Baca bagian pertama disini Acara Perpisahan Sekolah Berkesan Di Alam Bebas (part 1)

One thought on “Acara Perpisahan Sekolah Berkesan Di Alam Bebas (part 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *