Mengapa anak-anak perlu field trip?

Kegiatan belajar mengajar tidak selalu dilakukan di dalam ruangan karena hal yang monoton akan membuat anak-anak mudah jenuh dan bosan. Sesekali mereka diajak keluar kelas untuk memahami hal-hal di sekeliling mereka yang berhubungan dengan materi yang selama ini mereka pelajari. Hal ini merupakan penerapan dari metode field trip yaitu merupakan perjalanan yang dilakukan oleh anak-anak untuk memperoleh pengalaman belajar, terutama pengalaman secara langsung dan merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah.

Tujuan utama field trip adalah memberikan pengalaman belajar nyata kepada anak-anak. Karena itulah, biasanya field trip dirancang agar berkaitan dengan kurikulum atau kegiatan belajar anak di kelas. Sekolah biasanya sudah menetapkan tujuan field trip, baik lokasi maupun hasil yang diharapkan dari kegiatan tersebut. Apalagi sifat anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang lebih besar, nah dengan kegiatan field trip ini diharapkan mampu memenuhi rasa ingin tahu anak.Citra Alam Riverside

Dengan field trip, siswa diajak untuk berpikir kreatif, memiliki pengalaman baru, serta dapat melihat dan mengetahui permasalahan secara langsung. Misalnya anak-anak bisa menyaksikan langsung asal-usul nasi yang selama ini mereka konsumsi setiap hari dengan melalui berbagai proses mulai dari membajak sampai menanam padi. Keseruan dalam kegiatan field trip ini adalah ketika anak-anak bisa belajar sambil bermain sehingga tidak menimbulkan kejenuhan pada anak. Ada 3 manfaat saat anak-anak melakukan kegiatan field trip diantaranya, sebagai berikut:

1Meningkatkan kemampuan bersosialisasi

Saat field trip, anak akan diajak berinteraksi langsung dengan tim instruktur yang tentunya bukan orang yang setiap hari ia temui. Hal ini tentu berdampak dan meningkatkan kepercayaan diri anak. Dengan begitu, anak akan terbiasa berkomunikasi dengan orang lain.

2Menambah wawasan baru

Kegiatan field trip memberi kesempatan anak-anak untuk belajar hal-hal baru misalnya menanam padi, membajak sawah, memetik sayur, dan  berkuda. Sehingga anak-anak bukan hanya mendapatkan pengalaman saja tapi juga memperbaharui pemikiran mereka dan meningkatkan minat belajar anak-anak.

3. Mampu beradaptasi

Kegiatan field trip dilakukan agar anak mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Membiasakan anak keluar dari zona nyaman akan memudahkan ia beradaptasi dalam segala kondisi. Sehingga tidak perlu khawatir apabila suatu saat anak tumbuh dewasa, karena anak sudah terbiasa beradaptasi dengan mudah terhadap lingkungan baru.

Jadi, tidak perlu ragu lagi mengajak anak-anak belajar di luar ruangan karena di luar ruang anak-anak bisa belajar lebih efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *